Barantin Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Kedelai Diet Ilegal asal China

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Badan Karantina Indonesia menggagalkan penyelundupan satu kontainer kedelai ilegal asal China di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengatakan kedelai yang diamankan berjumlah 24 ton yang dikemas di 880 karung. Puluhan ton kedelai ini mengantongi sertifikat fitosanitari yang diduga tidak sah atau palsu.

"Ini kategori penyelundupan. Kita lagi cek, apakah ini murni permainan adalah buyer atau trading di China sana atau perusahaan terkait juga ikut bermain," ujar Karding di TPK Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu (5/8).

Kedelai ilegal yang biasanya digunakan sebagai bahan baku suplemen diet itu rencananya akan dikirim ke gudang di wilayah Kota Surakarta atau Solo.

"Ini bentuknya powder ya atau bubuk. Jadi kategorinya penyelundupan," jelas dia.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah membekukan kegiatan impor perusahaan asal Tiongkok yang diduga mencoba melakukan penyelundupan kedelai tersebut.

"Saya sudah minta perusahaan yang di China itu tidak diberi akses lagi untuk melakukan mengirim barang ke Indonesia," imbuh dia.

Sedangkan untuk perusahaan di Kota Semarang yang memesan impor, proses hukum akan terus berjalan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap nantinya.

"Sedangkan perusahaan sini, proses hukum berjalan. Ada kemungkinan sanksi administrasi, suspend, atau kepidana, tergantung dosisnya," tegas dia.

Nantinya, lanjut Karding, satu kontainer kedelai ilegal ini akan dikembalikan ke negara asal atau dimusnahkan.

"Tindakan karantinanya tetap harus dilaksanakan karena kita belum punya regulasi seperti di Bea Cukai, misalnya barang itu bisa dilelang untuk kepentingan negara, enggak bisa. Hanya dua jalan di karantina ini, direekspor atau dimusnahkan," kata Karding.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
APBN Tanggung Utang Kopdes Rp240 Triliun, Purbaya akan Cicil Angsuran ke Himbara Bulan Depan: Tambah Bunga Sedikit
• 11 jam lalu
0
thumb
Kebakaran di Gunung Bromo Meluas jadi 50 Hektare, Lereng Curam Hambat Pemadaman
• 21 jam lalu
0
thumb
Ketua Komisi V soal Pilot Malaysia Bawa Narkoba: Ini Warning bagi Bandara RI
• 21 jam lalu
0
thumb
RSUP Sardjito Tak Diam, Bantah Dokter Diduga Komentar Nirempati ke Yurizal Pasien BPJS sebagai Pegawainya
• 23 jam lalu
0
thumb
Asosiasi Sepak Bola Korsel Digeledah Polisi Terkait Pelatih Piala Dunia
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.