ASDP Resmi Terapkan One Gate System di Lima Pelabuhan Utama untuk Perkuat Keamanan dan Ketertiban Operasional

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry resmi memberlakukan kebijakan sterilisasi kawasan pelabuhan dengan menerapkan sistem satu pintu (one gate system) di lima pelabuhan utama mulai Rabu, 5 Agustus 2026, sebagai upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban operasional.

Kebijakan tersebut diluncurkan melalui penerapan perdana (go live) sistem pengendalian akses terintegrasi yang dipusatkan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan penerapan tahap awal dilakukan di lima pelabuhan utama.

Ia mengungkapkan, "Kita mulai dari lima pelabuhan dulu, nanti berikutnya kita standarkan semuanya di 30 pelabuhan yang kita kelola."

Penerapan Bertahap di Lima Pelabuhan

Lima pelabuhan yang mulai menerapkan sistem tersebut meliputi Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ketapang, Pelabuhan Gilimanuk, dan Pelabuhan Lembar Khayangan.

ASDP menargetkan seluruh 30 pelabuhan yang dikelola perusahaan akan menerapkan standar sistem yang sama secara bertahap.

Heru Widodo menjelaskan pelabuhan merupakan objek vital nasional.

Menurutnya, aspek keamanan dan keselamatan di kawasan pelabuhan harus terus ditingkatkan.

Seluruh Akses Dipusatkan Melalui Satu Pintu

Melalui penerapan one gate system, seluruh akses keluar masuk orang dipusatkan melalui satu pintu.

Seluruh akses keluar masuk kendaraan juga dipusatkan melalui satu pintu.

Heru Widodo mengatakan, "Langkah sterilisasi ini membuat setiap aktivitas di dalam kawasan pelabuhan teridentifikasi dan termonitor dengan baik."

Seluruh pengunjung yang memasuki kawasan pelabuhan akan didata.

Pengunjung juga akan dipastikan benar-benar memiliki kepentingan yang jelas berada di area pelabuhan.

Kebijakan sterilisasi kawasan pelabuhan terintegrasi tersebut telah melalui masa uji coba sejak April 2026.

Melalui sistem pengawasan yang lebih ketat, ASDP berharap operasional pelabuhan berjalan lebih tertib, pengelolaan pelabuhan menjadi lebih modern, pengguna jasa penyeberangan memperoleh kenyamanan yang maksimal, serta standar keselamatan bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan dapat terpenuhi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gerindra Sulsel Panaskan Mesin Politik, Bidik Kemenangan Pemilu 2029
• 22 jam lalu
0
thumb
Tito Minta 16 K/L Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera
• 13 jam lalu
0
thumb
Saat Eropa Tinggalkan Infantino, Indonesia Justru Pasang Badan untuk Presiden FIFA
• 1 jam lalu
0
thumb
Dirjen Dukcapil Catat Penduduk RI Capai 290 Juta Jiwa per Juni 2026
• 22 jam lalu
0
thumb
Bentrok 2 Kelompok Pemuda di Maluku Gunakan Sajam, Aparat Lepaskan Tembakan Peringatan
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.