Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin dengan banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Presiden juga menyoroti proses pemilihan kepala daerah yang melelahkan serta butuh biaya yang besar.
Keprihatinan itu diungkapkan oleh Presiden Prabowo Subianto ketika pimpinan MPR RI menyerahkan konsep pokok-pokok haluan negara atau PPHN kepada presiden di Istana Merdeka Jakarta. Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap sejumlah poin yang termuat dalam konsep PPHN termasuk mengenai demokratisasi dan tata kelola pemerintahan daerah.
Presiden menilai penyelenggaraan pemerintah daerah berlangsung lewat proses demokrasi yang mahal, rumit, dan melelahkan.
“Presiden merasa bahwa proses penyelenggaraan pemerintah daerah diselenggarakan dengan cara yang, dengan proses demokrasi yang mahal, yang rumit, dan luar biasa melelahkan. Namun beliau sangat prihatin dengan berbagai macam peristiwa yang terjadi di daerah-daerah begitu banyak kepala daerah yang kemudian terjebak dalam korupsi.” kata Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dikutip dari tayangan Prioritas Indonesia, Metro TV, Rabu, 5 Agustus 2026.
Baca Juga :
OTT Ditebar, Koruptor Tak GentarSelain itu, presiden juga mengungkap keprihatinannya terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di daerah termasuk maraknya kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala daerah. Oleh karena itu, presiden meminta agar persoalan ini menjadi perhatian serius.
“Karena itu beliau sangat prihatin karena itu beliau minta agar ini juga menjadi perhatian yang serius untuk dipikirkan.” ucap Muzani.





Komentar (0)