HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Induk olahraga sepatu roda di Sulsel resah. Struktur Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Sulsel tak kunjung terbentuk.
Atas alasan itu, para pemerhati olahraga sepatu roda Sulsel “rapat darurat” di Kampung Kuliner Pettarani, Makassar, Selasa, 4 Agustus 2026. Sejumlah ketua klub dan pemerhati sepatu roda berkumpul untuk membahas perkembangan cabang olahraga sepatu roda.
Pertemuan yang diinisiasi oleh Firman Setiawan selaku pemerhati olahraga sepatu roda. Dia berharap pertemuan dengan para pemerhati itu dapat melahirkan sesuatu yang positif.
“Serta memberikan manfaat bagi banyak orang,” kata Firman dalam keterangan tertulis kepada HARIAN.FAJAR.CO.ID, Rabu, 5 Agustus 2026.
Usai pertemuan, Firman menegaskan kesiapannya apabila diminta untuk ikut andil dan berkontribusi dalam mengembangkan olahraga sepatu roda pada masa yang akan datang di Sulsel.
Zico Andi Lolo, Ketua terpilih Porserosi Kota Makassar juga hadir dalam pertemuan itu. Mereka membahas beberapa poin penting, di antaranya mengenai lambatnya proses pengukuhan struktur kepengurusan Porserosi Sulsel.
“Diperlukan ketegasan dan keseriusan dari PB Porserosi dalam menyikapi persoalan ini,” kata Zico.
Sementara itu, Fariz selaku salah satu ketua klub menekankan pentingnya sosok ketua Porserosi Sulsel yang mampu memberikan perhatian khusus kepada para atlet, terutama atlet-atlet berprestasi.
Hal senada juga disampaikan oleh Rusdi, Owner Klub CRC. Dia berpesan agar ketua beserta jajaran pengurus nantinya lebih proaktif dalam menjalankan roda organisasi, mengingat keberhasilan organisasi dan prestasi atlet tidak terlepas dari peran aktif para pengurus. (rls)






Komentar (0)