Google akan mengakhiri dukungan terhadap Chrome Apps secara bertahap hingga menyeluruh pada Oktober 2028. Kebijakan ini sudah dilakukan bertahap sejak 2025.
“Mulai Juli 2025, dukungan untuk aplikasi Chrome akan dihentikan secara bertahap dan mencapai akhir masa pakainya pada Oktober 2028,” kata Google dalam situs dukungan resminya, dikutip Rabu (5/8).
Chrome Apps yang berjalan dalam mode kiosk akan dihentikan setelah ChromeOS versi 150. Sementara sebagian aplikasi masih dapat digunakan pada sesi pengguna, managed guest sessions, dan kiosk mode hingga ChromeOS versi 168.
Google juga meminta para pengembang mulai beralih ke teknologi web yang lebih modern, seperti Progressive Web Apps (PWA) dan teknologi web berbasis standar lainnya, sebagai pengganti Chrome Apps. Menurut perusahaan, teknologi tersebut menawarkan kemampuan yang setara sekaligus lebih mudah dipelihara di berbagai platform.
Jadwal Penghentian Chrome AppsBerdasarkan roadmap yang dipublikasikan Google, penghentian dilakukan secara bertahap. Berikut rinciannya:
- Juli 2025
Google mulai menghentikan dukungan Chrome Apps secara bertahap. Chrome Apps di mode kiosk tidak lagi didukung setelah perangkat diperbarui ke ChromeOS versi 150.
- Februari 2027
Chrome Apps pada user session, managed guest session, dan kiosk masih dapat digunakan hingga ChromeOS versi 168. Setelah perangkat diperbarui ke versi yang lebih baru, Chrome Apps tidak lagi didukung.
- Januari 2028
ChromeOS versi 168 menjadi rilis terakhir yang masih mendukung Chrome Apps.
- Oktober 2028
Dukungan untuk Chrome Apps benar-benar berakhir (End of Life/EOL), termasuk bagi perangkat yang menggunakan ChromeOS Long-term Support (LTS). Setelah tanggal ini, Chrome Apps tidak lagi didukung oleh Google.
Pengumuman tersebut belakangan memicu anggapan bahwa Google Chrome akan ditutup pada 2028. Namun, dokumen resmi Google menunjukkan bahwa yang dihentikan adalah Chrome Apps, yakni aplikasi web khusus yang berjalan di atas browser Chrome atau ChromeOS.
Hal ini juga dipertegas melalui situs Chrome Developers. “Chrome akan menghentikan dukungan untuk Chrome Apps di semua platform. Browser Chrome dan Chrome Web Store akan tetap mendukung ekstensi,” kata Chrome dalam situs resminya.
Chrome Apps berbeda dengan browser Google Chrome. Browser Chrome tetap menjadi produk utama Google untuk mengakses internet dan tidak termasuk dalam daftar layanan yang akan dihentikan pada 2028. Sementara Chrome Apps, diperkenalkan untuk menghadirkan pengalaman menyerupai aplikasi desktop melalui browser.
“Perubahan ini tidak berdampak pada dukungan untuk ekstensi Chrome. Google akan terus mendukung dan berinvestasi pada ekstensi Chrome di semua platform yang ada saat ini,” tulis Chrome dalam situs dukungan resminya.
Cara Hapus Chrome AppsGoogle menyarankan administrator menghapus Chrome Apps melalui Google Admin Console karena dukungan aplikasi tersebut akan berakhir secara bertahap hingga 2028. Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke Google Admin Console menggunakan akun administrator.
- Masuk ke menu Perangkat (Devices) > Chrome > Aplikasi & ekstensi (Apps & extensions).
- Untuk pengguna Chrome Enterprise Core, buka Browser Chrome > Aplikasi & ekstensi.
- Cari Chrome App yang ingin dihapus.
- Bisa melalui banner notifikasi "Lihat Aplikasi Chrome", atau mencarinya langsung di halaman Ringkasan (Overview).
- Pilih unit organisasi atau grup yang aplikasinya akan dihapus.
- Klik nama aplikasi yang akan dihapus.
- Pada panel samping, klik ikon Hapus (Delete).
- Konfirmasi penghapusan aplikasi untuk unit organisasi atau grup yang dipilih.
- Ulangi langkah tersebut hingga seluruh Chrome Apps di organisasi berhasil dihapus.
Setelah administrator menghapus Chrome Apps, aplikasi beserta data yang terkait akan dihapus dari perangkat pengguna saat mereka login kembali ke perangkat ChromeOS.





Komentar (0)