Tender Offer Tahap I, Indonet (EDGE) Catat Transaksi Crossing Rp81,8 Miliar

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Indointernet Tbk (EDGE) melakukan transaksi pengalihan saham dalam rangka pelaksanaan penawaran tender sukarela (Voluntary Tender Offer/VTO) Tahap I.

EDGE melakukan transaksi pengalihan saham dalam rangka pelaksanaan penawaran tender sukarela (Voluntary Tender Offer/VTO) Tahap I. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Indointernet Tbk atau Indonet (EDGE) melakukan transaksi pengalihan saham (crossing) dalam rangka pelaksanaan penawaran tender sukarela atau Voluntary Tender Offer (VTO) Tahap I. Dana sebanyak Rp81,8 miliar dibayarkan kepada pemegang saham publik sebagai bentuk pembelian kembali saham (buyback) oleh pengendali.

Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan saham EDGE di pasar negosiasi pada sesi II perdagangan Rabu (5/8/2026) pukul 13.30 WIB. Proses tersebut hanya dibuka 15 menit saja, sehingga pasar kembali ditutup pada 13.45 WIB.

Baca Juga:
Indointernet (EDGE) Beberkan Sejumlah Alasan Pilih Delisting dan Go Private

Bursa memperkenankan pembukaan tersebut hanya berlaku untuk transaksi crossing dalam rangka buyback saham oleh pengendali. Dalam hal ini, PT Indo Premier Sekuritas (PD) sebagai pihak yang ditunjuk perseroan saja yang diizinkan bertransaksi.

"Transaksi lain selain yang disebutkan tersebut tidak diperkenankan untuk dilaksanakan pada masa pembukaan suspensi tersebut," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Adi Pratomo Aryanto melalui pengumuman, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga:
Jelang Go Private, Indonet (EDGE) Tunjuk Dirut Baru dan Kembali Absen Bagi Dividen

Berdasarkan data perdagangan, terjadi transaksi atas 7,12 juta saham EDGE pada harga Rp11.500 senilai Rp81,8 miliar. Harga premium tersebut merupakan penawaran yang diberikan oleh pengendali untuk menyerap sisa saham publik.

Pengendali PT Indointernet Tbk, Digital Edge (Hong Kong) Ltd sebelumnya menetapkan harga tender Rp11.500 per saham untuk membeli maksimal 159.598.500 saham publik atau setara 7,9 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan demikian, total dana yang disiapkan pengendali mencapai Rp1,84 triliun dengan asumsi 100 persen sisa saham publik terserap.

Harga tersebut sudah sesuai POJK 45/2025 di mana harga tender harus di atas rata-rata harga tertinggi perdagangan 90 hari sebelum pengumuman go private dan voluntary delisting sebesar Rp4.768 per saham. Dengan demikian, harga tersebut mencerminkan premi sekitar 141,2 persen.

Penawaran tender kali ini adalah tahap pertama yang berlaku pada 25 Juni-24 Juli 2026 dan dibayarkan 5 Agustus 2026. Untuk tahap pertama, pengendali menyerap 4,5 persen saham dari total target saham.

Pengendali telah membuka penawaran tender sukarela tahap kedua sejak 25 Juli 2026 dan akan ditutup pada 23 Agustus 2026. Harga tender dipatok sama dengan jadwal pembayaran pada 4 September 2026.

Investor EDGE yang ingin mengikuti tender tersebut harus menghubungi perusahaan sekuritas dan mengisi Formulir Penawaran Tender Sukarela (FPTS) disertai dokumen pendukung sebelum batas waktu periode tender berakhir.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Rusak Mimpi Timnas Indonesia
• 8 jam lalu
0
thumb
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Selatan
• 23 jam lalu
0
thumb
Sundulan dari Tanjung Verde, Asa Persebaya Menuju Juara Piala Presiden 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
PKB Benarkan Kadernya Ahmad Andi Meninggal Karena Kecelakaan
• 20 jam lalu
0
thumb
Coach Timo Targetkan Tim Garuda Pertiwi Main 5 Kali di Srikandi Merdeka Cup
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.