Jenazah Maliya Finda (51 tahun) pendaki Gunung Piramid Bondowoso asal Kota Surabaya dijadwalkan tiba di rumah duka Surabaya, Rabu (5/8/2026) pukul 21.00 WIB, selanjutnya akan dimakamkan di Lamongan, Jawa Timur.
Fara (30 tahun) anak tunggal korban menyebut, mendapat informasi kedatangan jenazah ibunya nanti malam.
Pantauan suarasurabaya.net di rumah duka sudah terpasang sejumlah karangan bunga dan tenda yang sedang proses didirikan.
“Informasinya jam 9 malam tapi bisa lebih malam juga datangnya,” kata Fara ditemui di rumah duka, Rabu (5/8/2026).
Dikonfirmasi terpisah Linda Novanti Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya menyebut, jenazah masih proses evakuasi dari jurang ke jalur pendakian.
“Diperkirakan siang selesai proses evakuasi dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Bondowoso,” katanya lagi.
Setelah proses perawatan jenazah di rumah sakit, kemudian akan diantar menggunakan ambulans ke rumah duka di Surabaya.
Rencananya, almarhumah Maliya Finda yang akrap dipanggil Umi itu akan dimakamkan di Lamongan.
“Rencana akan dimakamkan ke Babat Lamongan. Keluarga meminta bantuan ambulans dari Surabaya menuju Lamongan. Kami masih koordinasi dengan Dinsos,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Tim SAR Gabungan menemukan dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026).
Operasi penyelamatan tersebut melibatkan sekitar 150 hingga 200 personel gabungan dari berbagai unsur karena medan yang ekstrem dan berisiko tinggi. (lta/ipg)





Komentar (0)