Eggi Sudjana Tegaskan Kehadiran Jokowi Krusial di Sidang 6 Agustus: Kalau Tidak Hadir, Sudah Pasti Kalah

cumicumi.com
2 jam lalu
Cover Berita
































Eggi Sudjana, menegaskan pentingnya kehadiran langsung Presiden ketujuh RI, Joko Widodo, dalam sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik, terkait fitnah ijazah palsu, yang menyeret nama Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa. 

Pernyataan ini disampaikan Eggi di hadapan awak media, ketika muncul bersama Ricky Sitohang. Lewat kesempatan yang sama, Eggi pun menegaskan posisinya yang netral dan tidak berpihak kepada pihak mana pun dalam kasus ini.

Eggi menyebut, kekuatan pembelaan dalam sidang tersebut sangat bergantung pada kehadiran fisik Jokowi di persidangan.

"Coba kita lihatlah nanti, dengan segala hormat, ya. Tadi kategorinya tetap harus objektivitas tadi. Saya enggak berpihak kepada Jokowi, bahkan saya tekankan Jokowi harus hadir, karena kekuatan Anda di situ. Kalau Anda enggak hadir, sudah pasti kalah. Pasti kalah," tegasnya, yang lantas disetujui oleh Ricky Sitohang.

Baca Juga: Roy Suryo Umumkan Praperadilan Baru untuk Kasus Babe Aldo di Kalimantan Selatan

Layaknya Eggi, dalam kesempatan itu Ricky Sitohang juga menegaskan posisinya yang netral dalam kasus ini. Ia bahkan menegaskan, bahwa dirinya belum pernah bertemu langsung dengan Jokowi, dan pandangannya semata murni membaca fenomena hukum yang berkembang dalam kasus ini, bukan didasari keberpihakan personal.

"Saya juga enggak pernah ketemu dengan Pak Jokowi. Ya, kalau udah ketemu, ya, enggak ada hubungannya sama saya, gitu. Saya hanya menegakkan hukum saja, gitu loh. Dan pada posisi itu, kita harus luruskan masalah," jelasnya.

Lebih lanjut, Eggi turut menyinggung soal pentingnya sikap adil dalam menilai sebuah perkara hukum, tanpa terpengaruh kebencian pribadi.

"Jangan kebencianmu membuat kamu berlaku tidak adil. Berlaku adil lah, karena lebih dekat pada takwa. Jadi, kuncinya di ketakwaan itu, kita masing-masing dalam pengertian. Kalau koridor hukum ketakwaan dalam perspektif ilmu adalah buatlah referensi ikutin siapa. Iya, gitu. Kalau kalian ikutinnya yang enggak punya kapasitas ya begitu" pungkas Eggi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kasus Dana Hibah Jatim, KPK Usut Jual-Beli Aset Anggota DPR Anwar Sadad
• 1 jam lalu
0
thumb
InfraNexia Catat Kinerja Positif, Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
• 5 jam lalu
0
thumb
Pihak Rumah Sakit Sebut Pengantar Sutrimo Meminta untuk Memastikan Meninggal atau Belum
• 23 jam lalu
0
thumb
KAI tak Izinkan Warga Menteng Gunakan Lahan untuk Liga Aspal, Pramono Ambil Langkah
• 5 jam lalu
0
thumb
Kejahatan Perdagangan Orang di Era Digital
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.