Dalam penyesuaian terbaru ini, dua pasangan ganda campuran Indonesia, yaitu Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dipastikan batal tampil pada kejuaraan beregengsi tersebut.
Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai langkah strategis organisasi demi memastikan seluruh prosedur keikutsertaan atlet berjalan sesuai aturan.
"Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku," ujar Ricky Soebagdja dalam pernyataan resminya. Dukung Penuh Penegakan Integritas BWF Di luar penyesuaian skuad Kejuaraan Dunia, PP PBSI juga memberikan respons terkait isu yang sedang berkembang di ranah bulu tangkis internasional. PBSI mengonfirmasi telah mengetahui adanya proses peradilan independen (judicial proceedings) yang tengah dijalankan oleh Badminton World Federation (BWF) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, federasi menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung langkah BWF dalam menjaga kebersihan dan sportivitas olahraga tepuk bulu ini. Baca juga: Bagas Maulana Beralih ke Ganda Campuran, Gandeng Indah Cahya Sari Jamil "PP PBSI menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulutangkis serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung," tegas Ricky. Jaga Kondusivitas dan Hindari Spekulasi Guna menghormati jalannya regulasi, PBSI memastikan tidak akan memberikan tanggapan lebih detail mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses hukum yang berjalan dengan nama atlet tertentu.
PBSI juga mengimbau seluruh pencinta bulu tangkis, media, dan pemangku kepentingan untuk menyikapi situasi ini secara bijak tanpa berspekulasi sebelum ada rilis resmi dari lembaga yang berwenang.
"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF," tambah Sekjen PBSI.
Ke depannya, PP PBSI menegaskan akan terus berkoordinasi secara intensif dengan BWF. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tata kelola organisasi tetap berjalan baik, regulasi dipatuhi, hak-hak atlet terlindungi, dan komitmen terhadap integritas bulu tangkis dunia tetap terjaga.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)






Komentar (0)