Netanyahu: Tidak Akan Ada Penarikan Tentara Israel dari Gaza sampai Hamas Benar-Benar Dilucuti

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Jenazah anggota keluarga Hassayna dan Abu Sharia, yang tewas dalam serangan Israel pada tahun 2023 dan baru-baru ini ditemukan dari reruntuhan. Jenazah diselimuti bendera Palestina dalam pemakaman di Kota Gaza, Selasa, 4 Agustus 2026. (Sumber: Foto AP/Jehad Alshrafi)

DEIR AL-BALAH, KOMPAS.TV — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Selasa (4/8/2026) bahwa Israel tidak akan mundur dari garis pertahanannya saat ini di Gaza, sampai Hamas sepenuhnya melucuti senjatanya.

Netanyahu juga menolak kesepakatan yang diumumkan baru-baru ini oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Kesepakatan tersebut menyerukan agar Hamas mulai melucuti senjatanya dan agar Israel menghentikan serangannya dan mulai menarik diri dari sekitar 60% wilayah Gaza yang saat ini dikuasainya. 

Kesepakatan itu didasarkan pada perjanjian gencatan senjata Oktober yang mengakhiri operasi militer besar dan menghasilkan pembebasan sandera yang tersisa di Gaza, tetapi telah terhenti di front lain.

Pernyataan Netanyahu menimbulkan keraguan tentang kesepakatan untuk melucuti senjata Hamas, yang dilihat sebagai terobosan potensial untuk mengakhiri perang. Ini juga menandai gesekan dengan pemerintahan Trump yang ditunjukkan di depan publik.

Baca Juga: Kemlu RI Kecam Keras Serangan Israel, Desak Hentikan Penghambatan Peace Plan Gaza

Netanyahu, yang menghadapi pertarungan berat untuk pemilihan kembali pada bulan Oktober, menegaskan kembali pendiriannya bahwa pelucutan senjata harus diutamakan. 

Dia mengatakan pasukan Israel akan terus melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi diri mereka sendiri, wilayah mereka, dan warga negara mereka.

“Pemerintahan Trump“ mengirimkan draf kepada kami. Kami tidak setuju. Itu bukan draf kami. Kami mengirimkan komentar kami. Ini adalah posisi kami,” kata Netanyahu dalam sebuah video yang diunggah di media sosial.

Pemakaman Massal Warga Gaza

Sebelumnya pada hari Selasa, warga Palestina berkumpul untuk melakukan pemakaman massal untuk lebih dari 100 jenazah. Jenazah-jenazah ini kehilangan nyawa karena serangan mematikan Israel di Gaza pada tahun 2023. 

Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : The Associated Press

Tag
  • negosiasi damai hamas - israel
  • netanyahu tak mau tarik pasukan
  • netanyahu
  • gaza
  • pemakaman massal
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Manfaat Minum Air Kunyit saat Perut Kosong
• 9 jam lalu
0
thumb
Kronologi Penemuan Mayat Mutilasi Tanpa Kaki di Depok, Korban Ditemukan dalam Karung Beras hingga Gegerkan Warga
• 1 jam lalu
0
thumb
Duo Rekrutan Lokal Anyar PSIM Kompak Bidik Kontribusi Maksimal di Super League 2026/2027
• 23 jam lalu
0
thumb
Kredit BNI (BBNI) Melejit 24,4% Jadi Rp 968,5 Triliun, LAR Turun Tajam Jadi 8,1%
• 5 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Perpanjang WFH ASN Sehari Sepekan Mulai Agustus 2026
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.