Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan agar Keuangan Tetap Sehat-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kemudahan berbelanja melalui aplikasi digital membuat siapa saja bisa membeli barang hanya dalam hitungan detik. Namun, tak sedikit orang yang baru menyadari barang yang dibeli ternyata tidak benar-benar dibutuhkan setelah pesanan tiba di rumah.

Kebiasaan berbelanja secara impulsif seperti ini dapat mengganggu kondisi keuangan jika dilakukan terus-menerus. Karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu.
 

Baca Juga :

Cicilan KPR Terasa Berat? Begini Cara Menjaga Cash Flow Tetap Sehat-Edukasi Ekonomi
  Cara Membedakan Kebutuhan dan Keinginan 1. Kenali Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan Sebelum menekan tombol checkout, cobalah mengajukan satu pertanyaan sederhana kepada diri sendiri, yakni, "Jika saya tidak membeli barang ini sekarang, apakah aktivitas sehari-hari tetap bisa berjalan seperti biasa?"

Jika jawabannya tidak, kemungkinan besar barang tersebut termasuk kebutuhan karena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Sebaliknya, jika aktivitas tetap bisa berjalan tanpa barang tersebut dan pembelian hanya bertujuan menambah kenyamanan atau sekadar mengikuti tren, besar kemungkinan barang itu merupakan keinginan. 2. Terapkan Aturan 24 hingga 72 Jam Apabila masih ragu untuk membeli suatu barang, Anda bisa menerapkan aturan 24 hingga 72 jam.

Caranya, jangan langsung melakukan checkout. Beri jeda selama satu hingga tiga hari sebelum mengambil keputusan. Dalam banyak kasus, keinginan membeli barang akan berkurang setelah beberapa waktu.

Jika setelah masa jeda Anda masih merasa benar-benar membutuhkan barang tersebut, pembelian dapat dilakukan dengan pertimbangan yang lebih matang dan minim penyesalan. 3. Jangan Mudah Tergoda Promo Promo besar seperti flash sale, diskon, maupun program tanggal kembar sering kali mendorong seseorang berbelanja karena takut kehilangan kesempatan.

Padahal, potongan harga hanya memberikan manfaat apabila barang yang dibeli memang dibutuhkan. Sebaliknya, membeli barang yang tidak diperlukan tetap berarti mengeluarkan uang, meskipun sedang mendapatkan diskon.

Karena itu, penting untuk tetap mengutamakan kebutuhan dibandingkan sekadar tergiur harga yang lebih murah. Kunci Keuangan yang Sehat Mengelola keuangan bukan hanya soal besarnya pendapatan, tetapi juga tentang kemampuan mengendalikan pengeluaran.

Membiasakan diri berpikir sebelum membeli sesuatu dapat membantu mengurangi pengeluaran yang tidak perlu sekaligus menjaga kondisi keuangan tetap sehat dalam jangka panjang.

Nah, sebelum tergoda menekan tombol checkout, luangkan waktu sejenak untuk bertanya kepada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar merupakan kebutuhan atau hanya sekadar keinginan sesaat. Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun pengelolaan keuangan yang lebih bijak.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Eunike Michelle Gultom)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
CPNS 2026 sudah dibuka? Ini penjelasan resmi BKN dan jadwal terbarunya
• 7 jam lalu
0
thumb
V BTS Alami Kecelakaan Mobil di Amerika Serikat, Agensi Belum Beri Pernyataan
• 23 jam lalu
0
thumb
Janjikan Insentif, Purbaya Lobi Toyota Pindahkan Basis Produksi ke RI
• 23 jam lalu
0
thumb
BMKG: Sebagian besar Jakarta cerah pada Rabu pagi
• 9 jam lalu
0
thumb
Dukung Pendidikan Berkualitas, Gagas Program Inventarisasi Sekolah 3T
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.