Pemkab Kepulauan Seribu Latih Warga Pulau Pramuka Kembangkan Budidaya Perikanan Ramah Lingkungan

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar pelatihan budidaya perikanan ramah lingkungan dan pengelolaan Keramba Jaring Apung (KJA) yang produktif, berkelanjutan, serta bernilai wisata di Pulau Pramuka.

Pelatihan tersebut diikuti 50 peserta yang terdiri atas kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dan pelaku usaha ikan hias untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata.

Kepala Seksi Kelautan Sudin KPKP Kepulauan Seribu Gama Eka Anantha mengungkapkan, "Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pembudidaya perikanan di Kepulauan Seribu agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan sekaligus memiliki nilai tambah melalui sektor pariwisata."

Dorong Keramba Jaring Apung Jadi Destinasi Eduwisata

Peserta mendapatkan materi mengenai dampak budidaya terhadap ekosistem, seperti potensi eutrofikasi akibat penumpukan nutrisi di perairan, pengelolaan sampah plastik, serta konsep pengembangan wisata budidaya atau eduwisata.

Gama mengungkapkan, "Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan nilai tambah keramba jaring apung."

Ia menjelaskan kawasan budidaya tidak hanya dimanfaatkan sebagai lokasi produksi ikan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi maupun pemancingan untuk menambah pendapatan masyarakat selama masa pemeliharaan ikan.

Bantuan Sarana Budidaya Disalurkan

Sudin KPKP Kabupaten Kepulauan Seribu juga menyerahkan bantuan sarana budidaya berupa pakan ikan laut, serokan ikan, tabung oksigen, pompa dorong, dan freezer kepada 39 penerima guna meningkatkan produktivitas usaha.

Salah seorang peserta dari Pokdakan Ayu Bahari, Somad, mengungkapkan, "Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat meningkatkan pendapatan kelompok sekaligus menarik lebih banyak wisatawan datang ke Kepulauan Seribu."

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu berharap sinergi antara pembudidaya, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), agen perjalanan, dan perangkat daerah dapat memperkuat pengembangan wisata budidaya yang memberikan manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat pesisir.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027, Prabowo Bakal Pilih Pimpinan Pengawasnya
• 13 jam lalu
0
thumb
Erick Thohir Tegaskan Dukungan PSSI untuk Khiev Sameth Pimpin AFF 2026-2031
• 20 jam lalu
0
thumb
KPK pantau usulan pembentukan badan khusus pengelola aset rampasan
• 11 jam lalu
0
thumb
Angin Segar dari Wall Street, Kerek IHSG Menguat
• 1 jam lalu
0
thumb
Jelang Kunjungan Trump, Pria Bersenjata Ditangkap di Lapangan Golf Los Angeles
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.