Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Jakarta, Polisi Malaysia Ungkap Keterlibatan Staf KLIA

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Kepolisian Malaysia (PDRM) menyatakan telah mengidentifikasi keterlibatan seorang staf atau petugas Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) yang diduga membantu penyelundupan ekstasi ke Indonesia oleh oknum kopilot berinisial MSO.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika (NCID) Bukit Aman, Malaysia, Datuk Hussein Omar Khan menyebut individu tersebut akan segera dipanggil untuk memberikan keterangan.

BACA JUGA: Hakim MK Nilai Tak Masuk Akal Kompensasi Delay Pesawat Cuma Kue & Rp 300 Ribu

"Individu tersebut termasuk di antara staf yang terlibat dalam pemeriksaan di KLIA, kami akan menggali untuk dimintai keterangan dan jika terbukti kami akan melakukan penangkapan," kata Hussein seperti dilaporkan BERNAMA, di Kuala Lumpur, Selasa (4/8/2026).

Hussein mengatakan penyelidikan awal sejauh ini menunjukkan fakta bahwa tersangka MSO memperoleh narkoba di sebuah apartemen di Ampang, Malaysia.

Pemeriksaan juga menunjukkan bahwa tersangka MSO datang ke KLIA pada pagi hari dan menitipkan bagasi berisi narkoba, sebelum meninggalkannya di KLIA dan terbang ke Kota Kinabalu, Malaysia.

Setelah dari Kinabalu, MSO kembali ke Kuala Lumpur mengambil koper berisi ekstasi, kemudian berangkat ke Jakarta dengan bagasi tersebut.

Lebih jauh Hussein mengatakan pihaknya saat ini sedang menunggu informasi dari Kepolisian Republik Indonesia untuk dapat mengirimkan para personelnya ke Indonesia, untuk membantu memberikan keterangan.

Sebelumnya, Bea Cukai RI menangkap kopilot asal Malaysia berinisial MSO yang membawa 70.114 butir ekstasi seberat 26 kg.

MSO berupaya menyelundupkan ekstasi tersebut melalui Bandara Soekarno Hatta, di Tangerang, Banten.(Ant/JPNN)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Magang Kemenkeu 2026 dibuka, simak syarat, jadwal, dan cara daftarnya
• 10 jam lalu
0
thumb
Luhut: Data Dukcapil Pangkas Proses Penyaluran Bansos dari 200 Hari Jadi Satu Menit
• 20 jam lalu
0
thumb
Piala AFF 2026: Media Vietnam Sindir 11 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Berkutik di Kandang Sendiri
• 1 jam lalu
0
thumb
Perjalanan Kasus Eks Ketua BEM FH UBK, Terima Rp 20 Juta Saat Demo Berujung Skors 2 Semester
• 10 jam lalu
0
thumb
Indosat Naikkan Capex 77% Usai Menang Lelang Frekuensi 2026, Siap Ekspansi 5G
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.