Polisi Malaysia duga oknum staf KLIA bantu kopilot selundupkan ekstasi

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Kuala Lumpur (ANTARA) - Kepolisian Malaysia (PDRM) menyatakan telah mengidentifikasi seorang staf atau petugas Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) yang diduga membantu penyelundupan ekstasi ke Indonesia oleh oknum kopilot berinisial MSO.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika (NCID) Bukit Aman, Malaysia, Datuk Hussein Omar Khan, mengatakan bahwa individu tersebut akan segera dipanggil untuk memberikan keterangan.

“Individu tersebut termasuk di antara staf yang terlibat dalam pemeriksaan di KLIA, kami akan menggali untuk dimintai keterangan dan jika terbukti kami akan melakukan penangkapan,” kata Hussein seperti dilaporkan BERNAMA, di Kuala Lumpur, Selasa.

Hussein mengatakan penyelidikan awal sejauh ini menunjukkan fakta bahwa tersangka MSO memperoleh narkoba di sebuah apartemen di Ampang, Malaysia.

Baca juga: Malaysia hormati RI proses hukum pilot penyelundup narkoba

Pemeriksaan juga menunjukkan bahwa tersangka MSO datang ke KLIA pada pagi hari dan menitipkan bagasi berisi narkoba, sebelum meninggalkannya di KLIA dan terbang ke Kota Kinabalu, Malaysia.

Setelah dari Kinabalu, MSO kembali ke Kuala Lumpur mengambil koper berisi ekstasi, kemudian berangkat ke Jakarta dengan bagasi tersebut.

Lebih jauh Hussein mengatakan pihaknya saat ini sedang menunggu informasi dari Kepolisian Republik Indonesia untuk dapat mengirimkan para personelnya ke Indonesia, untuk membantu memberikan keterangan.

Sebelumnya, Bea Cukai RI menangkap kopilot asal Malaysia berinisial MSO yang membawa 70.114 butir ekstasi seberat 26 kg.

MSO berupaya menyelundupkan ekstasi tersebut melalui Bandara Soekarno Hatta, di Tangerang, Banten.

Baca juga: Kemenhub koordinasi dengan Malaysia soal sanksi pilot kurir narkoba

Baca juga: Polisi identifikasi sindikat penyelundupan narkotika libatkan pilot

Baca juga: Komisi III apresiasi petugas Bea Cukai cegah pilot selundupkan narkoba


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pesan Opie Kumis untuk Anak-Anak Almarhum Diding Boneng
• 21 jam lalu
0
thumb
Piala AFF 2026: Peluang ke Semifinal Masih Terbuka, Timnas Indonesia Diminta Perbaiki Transisi Bertahan dan Organisasi Permainan
• 21 jam lalu
0
thumb
Selisih Rp 20 Juta, Ini Beda Fitur Wuling Aira ev Standard dan Long Range
• 5 jam lalu
0
thumb
Ahli Waris Korban Kebakaran Kapal Mutiara Sentosa Terima Santunan dari Jasa Raharja
• 6 jam lalu
0
thumb
Gerak Cepat! TASPEN Serahkan Manfaat THT dan JKK Petugas Damkar yang Gugur Saat Bertugas
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.