Pemerintah bergerak cepat menangani pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) guna memastikan gangguan kelistrikan tersebut segera teratasi.
Instruksi tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/8/2026). Menurut Bahlil, persoalan kelistrikan menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut.
"Teman-teman media, kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden. Di dalam pembahasan itu salah satu di antaranya kami bahas adalah persoalan PLN, persoalan listrik. Yang kami harus akui di beberapa wilayah khususnya di Kalimantan masih ada pemadaman beberapa titik. Dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik," kata Bahlil.
Baca Juga: Menuju E10 2027, Bahlil Susun Formula Harga Bioetanol
Berdasarkan informasi yang diterima Kementerian ESDM dari PLN, pemadaman tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan energi. Menurut Bahlil, pasokan energi dalam kondisi aman, sementara gangguan diduga berkaitan dengan pekerjaan pemeliharaan dan sistem jaringan kelistrikan.
"Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya enggak ada masalah. Jadi ada pemeliharaan yang terjadi, bahkan ada beberapa, konon cerita, dari PLN bahwa terkait dengan jaringan induk juga. Tapi kami akan selesaikan dalam waktu dekat," ujarnya.
Bahlil memastikan pemerintah bersama PLN akan bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan agar pasokan listrik di wilayah terdampak kembali normal dalam waktu dekat.






Komentar (0)