Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 137 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dicopot. Salah satu penyebabnya, buntut kasus keracunan dalam program makan bergizi gratis (MBG). Kepala SPPG yang paling banyak dipecat berasal dari daerah Jawa Barat.
"Kami zero tolerance terhadap keracunan, zero tolerance terhadap tindakan korupsi, hengi-pengi, ngentit uang, dan lain-lain itu kita zero tolerance," kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, dikutip dari video keterangannya, Selasa (4/8/2026).
Advertisement
Keputusan tersebut diambil setelah pihaknya melakukan evaluasi terhadap berbagai pelanggaran. Mulai dari kasus keracunan hingga persoalan tata kelola dan kedisiplinan. Adapun rinciannya kepala SPPG yang dicopot yakni 49 berasal dari Jawa Barat, 26 dari Lampung, 11 dari Jawa Timur, 10 dari Sumatera Utara, 10 dari Banten, serta lima dari Jawa Tengah.
Lima dapur di Jawa Tengah termasuk dapur di Semarang yang sebelumnya menjadi sorotan setelah memicu kasus keracunan di SMK Negeri 6 Semarang.





Komentar (0)