Grid.ID - Simak profil John Herdman, pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang minta maaf usai Skuad Garuda kalah melawan Timnas Vietnam di ajang Piala ASEAN Football Federation (AFF) 2026.
Timnas Indonesia itu gagal meraih kemenangan pada pertandingan lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Dalam duel di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), Indonesia dibantai Vietnam dengan skor telak 0-3.
Hasil dari pertandingan ini menempatkan Indonesia di posisi yang sulit di Grup A. Pasalnya, skuad Garuda harus turun ke peringkat ketiga dengan koleksi enam poin.
Setelah kekalahan itu, John Herdman sebagai pelatih Timnas mengucapkan permintaan maaf ke publik. Ia mengakui taktik Timnas Vietnam lebih unggul dari Skuad Garuda.
"Pertama-tama, selamat untuk Vietnam. Bermain di Indonesia dan memenangkan pertandingan sepak bola adalah hal yang sulit, jadi pujian untuk mereka, mereka layak mendapatkan tiga poin malam ini,"
"Saya pikir kita harus mengakui bahwa performa kita tidak cukup baik. Secara taktis mereka lebih baik."
"Sekali lagi, saya meminta maaf malam ini kepada para penggemar, mereka luar biasa, mereka bersama kami sampai akhir. Kami akan kembali, kami harus kembali, masih ada satu pertandingan lagi," jelas dilansir Kompas.com.
Minta maaf usai Timnas Indonesia kalah lawan Vietnam, Lantas seperti apa profil John Herdman? Simak penjelasannya.
Profil John Herdman
John Herdman adalah pelatih Timnas Indonesia. Ia menjadi nakhoda baru Skuad Garuda menggantikan Patrick Kluivert.
Melansir Bangkapos.com, John Herdman lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggris. Herdman tidak memiliki rekam jejak sebagai pesepak bola profesional di klub besar.
Ia adalah sosok yang murni mengasah kemampuannya melalui jalur kepelatihan sejak usia muda. Ia memulai karier melatihnya di Selandia Baru pada usia 30 tahun. Nama Herdman mulai mendunia berkat tangan dinginnya dalam membangun fondasi tim nasional di dua negara berbeda:
1. Selandia Baru (2006–2011)
- Menangani tim usia muda sebelum naik level ke timnas putri.- Meloloskan timnas putri Selandia Baru ke dua edisi Piala Dunia Wanita (2007 & 2011).- Mengantar Selandia Baru tampil di Olimpiade Beijing 2008.
2. Kanada (2011–2023)
- Timnas Putri: Meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012 & 2016).- Timnas Putra: Mencatatkan sejarah fenomenal dengan meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022 setelah absen selama 36 tahun.- Herdman menjadi pelatih pertama dalam sejarah yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara yang sama menuju putaran final Piala Dunia.
Kontrak di Indonesia
PSSI mengikat Herdman dengan kontrak 2+2 tahun untuk menangani dua tim sekaligus: Timnas Senior dan Timnas U-23. Herdman datang dengan misi besar: membawa Indonesia menembus putaran final Piala Dunia.
Demikianlah profil John Herdman, pelatih Timnas Indonesia yang minta maaf usai Skuad Garuda kalah melawan Timnas Vietnam di Piala AFF 2026. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)