HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kehadiran jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menjadi magnet utama dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Sulsel yang digelar di Hotel Upper Hills Makassar, Selasa (4/8/2026).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tiba di lokasi kegiatan. Dia disambut langsung oleh Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras bersama jajaran pengurus partai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Don Dasco sapaannya dari Presiden Prabowo itu menghadiri langsung Rakorda ini yang menjadi forum konsolidasi terbesar Gerindra Sulsel pasca-Pemilu 2024 sekaligus momentum memperkuat struktur partai menghadapi agenda politik 2029.
Sejak pagi, ratusan ribu kader Gerindra dari 24 kabupaten/kota mulai memadati lokasi acara. Mereka mengenakan atribut partai bernuansa putih dan krem khas Gerindra
Kedatangan Dasco mendapat perhatian khusus mengingat posisinya sebagai salah satu tokoh sentral di lingkaran kepemimpinan Partai Gerindra.
Kehadirannya dinilai menjadi sinyal kuat bahwa DPP memberikan perhatian serius terhadap penguatan basis politik Gerindra di Sulawesi Selatan.
Rakorda kali ini tidak hanya membahas konsolidasi internal, tetapi juga menjadi panggung pengumuman sejumlah penyegaran kepengurusan di daerah.
DPP Gerindra juga disebut membawa surat keputusan baru yang akan memperkuat struktur partai di beberapa kabupaten dan kota di Sulsel.
Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) masih menutup rapat identitas kepala daerah yang akan bergabung. Ia memastikan pengumuman akan dilakukan dalam agenda Rakorda.
“Nanti akan kami sampaikan. Sekitar tujuh kabupaten dan kota akan dilakukan penyegaran kepengurusan agar organisasi Partai Gerindra di daerah semakin kuat,” kata Andi Iwan Aras.
Selain pengumuman bergabungnya sejumlah kepala daerah, Rakorda juga akan menjadi ajang penyegaran kepengurusan di sekitar tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra di kabupaten dan kota se-Sulsel.
Menurut Andi Iwan, penyegaran tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat mesin organisasi partai dengan memadukan pengalaman kader senior dan energi kader baru.
“Kami akan melakukan penyegaran kepengurusan di beberapa kabupaten dan kota agar Partai Gerindra semakin siap menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah itu bukan untuk menggantikan kader yang telah berkontribusi selama ini, melainkan menambah kekuatan organisasi menjelang agenda-agenda politik mendatang.
“Penyegaran ini bukan untuk menggantikan kader yang sudah ada, tetapi menambah kekuatan baru sehingga pengalaman kader lama dapat berpadu dengan semangat kader baru demi memperkuat Partai Gerindra di Sulsel,” tutupnya. (ams)






Komentar (0)