CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui Vietnam tampil lebih baik secara taktik saat mengalahkan skuad Garuda 3-0 pada laga Grup A Piala AFF di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8).
Herdman menilai performa Indonesia tidak cukup baik sehingga Vietnam mampu mengendalikan pertandingan dan mengamankan tiga poin.
“Saya rasa kita harus mengakui performa kita tidak cukup bagus. Secara taktik, mereka (timnas Vietnam) lebih baik,” kata Herdman dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif pertama Indonesia di Grup A setelah sebelumnya meraih dua kemenangan. Timnas Indonesia mengawali kiprah dengan kemenangan 5-1 atas Kamboja dan dilanjutkan kemenangan 3-0 atas Timor Leste.
Herdman menilai Vietnam mampu menjalankan strategi dengan baik sehingga pantas keluar sebagai pemenang.
Pelatih asal Inggris itu meminta skuad Garuda segera mengambil pelajaran dari kekalahan tersebut karena jadwal pertandingan berikutnya sudah menanti. Indonesia akan menghadapi Singapura pada 7 Agustus mendatang.
“Sebagai pelatih, Anda harus belajar dengan cepat dalam pekerjaan ini, sangat cepat. Kita memiliki pertandingan yang datang dengan sangat cepat menuju Singapura,” ujarnya.
Herdman mengakui kekalahan dari Vietnam membuat dirinya dan para pemain frustrasi sekaligus marah.
Namun, situasi tersebut tidak boleh berlarut karena Indonesia harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya.
Menurut Herdman, perjalanan Indonesia di turnamen masih belum berakhir. Ia memastikan skuad Garuda akan tetap berjuang bersama para pendukung untuk meraih hasil positif saat menghadapi Singapura.
Herdman menegaskan Indonesia akan datang dengan target jelas, yakni memenangkan pertandingan.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter atas kekalahan telak dari Vietnam. Herdman mengapresiasi dukungan yang terus diberikan para penggemar sepanjang pertandingan.
“Mereka bersama kita sampai akhir. Kita akan kembali, kita harus kembali. Satu pertandingan lagi yang harus dijalani,” pungkasnya.





Komentar (0)