BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit, Atasi Tantangan Kenaikan Pangkat PNS

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MALINAU, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Kalimantan Utara, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tata cara pengusulan angka kredit untuk mengatasi tantangan yang dihadapi para pejabat fungsional dalam proses kenaikan pangkat. Kegiatan yang digelar di Kantor Bupati Malinau pada Senin ini menggandeng Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau, Mekhendri, menyatakan bahwa pengusulan angka kredit masih menjadi kendala utama bagi banyak Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karena itu, bimtek ini digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas ASN di daerah tersebut.

“Kenaikan pangkat merupakan hak setiap PNS sekaligus bentuk penghargaan negara atas prestasi kerja, dedikasi, dan loyalitas aparatur sipil negara. Karena itu, kita selenggarakan bimtek ini,” ujar Mekhendri.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Perubahan Regulasi Jadi Kendala

Mekhendri menjelaskan bahwa perubahan regulasi yang terus berkembang seringkali menimbulkan kebingungan di kalangan PNS. Akibatnya, usulan kenaikan pangkat kerap terlambat diproses bukan karena kinerja yang buruk, melainkan karena ketidakpahaman teknis dalam penyusunan dokumen.

“Masih ada pegawai yang terlambat naik pangkat bukan karena kinerjanya kurang baik, tetapi karena belum memahami secara teknis penyusunan dokumen pengusulan angka kredit sesuai ketentuan terbaru,” katanya.

Ia menegaskan, keterlambatan tersebut tidak hanya berdampak pada hak individu pegawai, tetapi juga memengaruhi capaian kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, BKPP menginisiasi bimtek dengan menghadirkan narasumber langsung dari BKN.

Apresiasi dan Harapan dari BKN

Narasumber dari Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, Vicke Natalia, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Malinau dalam meningkatkan kualitas manajemen ASN. Ia menilai kegiatan ini krusial sebagai wadah pembinaan karir dan penyamaan persepsi terkait mekanisme pengusulan angka kredit.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun pemahaman yang sama sekaligus menjadi ruang diskusi terkait kendala-kendala yang selama ini dihadapi,” ujar Vicke.

Ia menambahkan, pengelolaan jabatan fungsional yang baik akan berdampak pada proses kenaikan pangkat yang lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dorongan Digitalisasi dan Pengawasan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, menekankan pentingnya pengelolaan kepegawaian yang profesional dan berbasis sistem digital. Ia mengapresiasi sinergi antara BKPP dan BKN dalam memfasilitasi bimtek ini sebagai upaya adaptasi terhadap sistem elektronik.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang sangat penting untuk meningkatkan tata kelola kepegawaian yang profesional, adaptif, dan berbasis digital,” ujarnya.

Ernes menyoroti bahwa perubahan sistem kenaikan pangkat melalui angka kredit masih menjadi tantangan bagi ASN non-guru yang belum terbiasa. Ia meminta seluruh perangkat daerah aktif mendampingi pegawai agar tidak mengalami kendala administrasi.

Lebih lanjut, Sekda menyoroti perlunya sistem informasi kepegawaian yang mampu mendeteksi secara otomatis pegawai yang akan memasuki periode kenaikan pangkat atau kenaikan gaji berkala. “Harusnya sistem sudah memberi tahu siapa yang akan naik pangkat, siapa yang akan pensiun atau dokumen apa saja yang masih kurang. Jangan sampai pegawai terlambat hanya karena tidak mengetahui informasinya,” tegas Ernes yang berbagi pengalaman pribadinya pernah terlambat naik pangkat akibat persoalan administrasi.

Ia meminta seluruh kepala OPD dan pengelola kepegawaian untuk aktif mengawasi serta memastikan setiap pengajuan angka kredit dapat dipertanggungjawabkan. “Kita jangan mempersulit. Tugas kita sebagai pimpinan adalah mendorong, mengingatkan dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Ernes menutup arahannya dengan mengajak seluruh ASN di Kabupaten Malinau untuk membangun budaya kerja yang kompak, berintegritas, dan profesional demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
TNI AL Mengungkap Penyelundupan 42 Karung Pasir Timah Ilegal Senilai Rp1,3 Miliar di Perairan Lingga
• 16 jam lalu
0
thumb
Tega Tetangga di Cakung: Rampok Nenek hingga Lakban Muka Korban
• 15 jam lalu
0
thumb
Polling: Siapa Pemeran Spider-Man Terbaik?
• 9 jam lalu
0
thumb
Jawaban Menarik Erika Carlina Terkait Kemungkinan Punya Pasangan Lagi
• 5 jam lalu
0
thumb
Transformasi Teknologi Lahirkan Dimensi Baru terkait Kepedulian Sosial
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.