Jakarta: Warga Kampung Pasir, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya kembali memiliki sarana ibadah. Sarana itu mereka peroleh setelah 10 tahun menanti sejak bangunan musala mereka roboh pada 2016.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan pembangunan kembali sarana ibadah yang diberi nama "Musala Presisi" melalui sinergi bersama masyarakat pecinta polisi Indonesia.
Imam musala sekaligus cucu ahli waris almarhum Misra, Muhamad Abdilah (Dilah), mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas kepedulian pimpinan Polri terhadap warga di daerah pelosok pegunungan. Selama satu dekade terakhir, warga terpaksa berjalan kaki cukup jauh ke kampung lain setiap kali ingin melaksanakan ibadah, termasuk salat Tarawih berjemaah di bulan Ramadan.
"Sudah 10 tahun kami tidak bisa salat tarawih berjemaah di kampung dan harus jalan kaki jauh ke masjid di tempat lain. Sekarang alhamdulillah, warga bisa kembali salat berjemaah di sini," ujar Dilah di Bogor, Senin, 3 Agustus 2026.
Pembangunan Musala Presisi seluas 56 meter persegi tersebut berdiri di atas tanah wakaf seluas 40 meter persegi dari almarhum Misra, 83. Lokasi ini berada di permukiman yang tergolong dalam kategori Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
Peletakan batu pertama dan pembuatan pondasi secara simbolis digelar dengan disaksikan Abdilah dan Ketua RT 03 Kampung Pasir Adul Badak, 40, serta Kepala Desa Cibadak Suri Suryana pada Senin, 3 Agustus 2026.
Baca Juga :
Rp20 Miliar Disalurkan untuk Rumah Ibadah dan Pendidikan KatolikWarga Kampung Pasir, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya kembali memiliki sarana ibadah. Dok. Istimewa
Dilah menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Kapolri atas hadirnya bantuan infrastruktur keagamaan bagi masyarakat di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
"Kami dari hati yang tulus mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Bapak Kapolri. Kepedulian beliau kepada warga pelosok pegunungan adalah bukti Polri hadir sampai ke daerah 3T," kata Dilah.
Pembangunan Musala Presisi ini merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial berkelanjutan yang diusung Polri bersama elemen masyarakat pecinta kepolisian.
Selain penyediaan rumah ibadah di daerah terpencil, program Misi Kemanusiaan Polri yang humanis meliputi pemberangkatan Umrah Gratis, Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga Ziarah Holyland bagi warga yang membutuhkan.





Komentar (0)