Perkuat Daya Saing, Inovasi UMKM Fesyen Diperlukan

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Tangerang: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor apparel di Indonesia dinilai perlu berinovasi. Hal ini guna memperkuat daya saing di tengah ketatnya kompetisi pasar busana harian (basic wear). 

"Di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi pascapandemi, kebutuhan pakaian tidak lagi sebatas tren visual. Konsumen kini memperhitungkan kualitas material yang adaptif untuk berbagai kegiatan, mulai dari bekerja, berolahraga, hingga bersantai," ujar Marketing Manager Zalmore, Jonathan Febrian, dalam siaran pers resminya di Tangerang, Banten, Senin, 3 Agustus 2026.
 

Baca Juga :

UMKM Lokal Punya Potensi Besar untuk Memperluas Pasar

Jonathan menjelaskan, langkah diferensiasi ini diambil sebagai strategi bisnis untuk menggaet ceruk pasar basic wear yang mengedepankan fungsionalitas, kenyamanan, serta kemudahan perawatan. Dalam pengembangan produk terbarunya, Zalmore memperkenalkan lima varian material khusus berbasis riset pasar, yakni Luma Cotton, Luma X, Luma+, Luma Active, dan Ironless.

Salah satu varian unggulan untuk penggunaan harian (daily wear), Luma Cotton, dirancang khusus mengantisipasi karakteristik iklim tropis di Indonesia. Kain ini menggunakan serat halus berpori (breathable) yang mampu menjaga sirkulasi udara agar tetap sejuk saat dikenakan sepanjang hari.

Selain faktor kenyamanan, Jonathan menilai aspek efisiensi produk dari sisi daya tahan. Struktur kain Luma Cotton dibuat lebih stabil sehingga tidak mudah melar maupun menerawang meski melalui proses penggunaan dan pencucian berulang.


Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Inovasi berbasis material yang dilakukan produsen pakaian skala UMKM ini dinilai sebagai respons positif terhadap perubahan perilaku konsumen yang kian rasional. Produk basic wear memiliki potensi pasar stabil karena bersifat timeless, kehadiran fungsionalitas beragam, seperti keunggulan bebas setrika pada varian Ironless dan fleksibilitas pada varian Luma Active. 

"Mengingat produk basic wear memiliki potensi pasar stabil karena bersifat timeless, kehadiran fungsionalitas beragam diyakini mampu memperkuat pertahanan pangsa pasar (market share) produk lokal dari gempuran produk impor berbiaya rendah," ujar Jonathan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KY Minta Maaf ke MA, Salah Rilis Data Pelanggaran KEPPH
• 6 jam lalu
0
thumb
Viral Fenomena Langka di Sampang, Tanah Sawah Berbunyi Nyaring Mirip Gelembung Air
• 1 jam lalu
0
thumb
PM Anutin Persilakan Prabowo Berkunjung Kapan Saja ke Thailand
• 8 jam lalu
0
thumb
Otoritas Malaysia Selidiki Menyeluruh Kasus Kopilot Pembawa 26 Kilogram Ekstasi ke Indonesia
• 28 menit lalu
0
thumb
Viral Duel 2 Pemuda Bersajam di Lampung Timur, Sama-Sama Luka dan Saling Lapor Polisi
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.