Cegah Penyakit Menular, 600 Warga Binaan Lapas Tangerang Ikut CKG

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Tangerang: Sebanyak 600 warga binaan atau narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menjalani cek kesehatan gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis (TB). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Bidang Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Tangerang, Dwi Fu'ad Jamali, mengatakan, setiap warga binaan mengikuti rangkaian pemeriksaan yang meliputi registrasi, skrining gejala tuberkulosis menggunakan ransel TB, cek kesehatan gratis, skrining Hepatitis C, HIV, dan sifilis, pemeriksaan rontgen dada beserta pembacaan hasil, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), hingga pencatatan dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

"Bagi warga binaan yang terindikasi tuberkulosis, sampel dahak dikirim ke Laboratorium RS Sitanala Tangerang untuk menjalani pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebagai dasar penegakan diagnosis dan tindak lanjut pengobatan," ujar Dwi, Senin, 3 Agustus 2026.

Baca Juga :

Sudinkes Jaksel Tegaskan Cek Kesehatan Gratis Bisa Diakses Kapan Saja
Dwi menuturkan, kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah yang terus diperkuat agar setiap warga binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

"Pembinaan yang optimal diawali dengan kondisi kesehatan yang baik. Melalui pemeriksaan ini, kami dapat mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganannya dapat segera dilakukan," jelas Dwi.


Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang jalani CKG dan skrining tuberkulosis (TB). (Metrotvnews.com/Hendrik S)

Dwi menjelaskan, tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, melainkan memastikan setiap warga binaan yang membutuhkan penanganan lanjutan memperoleh layanan medis sesuai prosedur.

"Seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan secara terpadu, mulai dari skrining awal hingga pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi penyakit. Dengan sistem ini, setiap warga binaan memperoleh pelayanan yang komprehensif sehingga tindak lanjut medis dapat diberikan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan," kata Dwi.

Program ini merupakan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, sekaligus tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan *Kick Off* Nasional CKG dan skrining Tuberkulosis 2026 bagi warga binaan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Madura United Matangkan Identitas Baru Jelang Super League 2026/2027
• 17 jam lalu
0
thumb
Komisaris Pertamina Patra Niaga apresiasi UMKM binaan tampil di IFW
• 14 jam lalu
0
thumb
Didorong Makanan, Minuman dan Tembakau, BPS Catat Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026
• 22 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo terima tanda kehormatan militer Thailand
• 9 jam lalu
0
thumb
Buka Rakornas Dukcapil, Mendagri Tito Beber Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.