Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat Merah Putih di Pulau Rempang

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Pemerintah akan membangun Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih yang dirancang menjadi model pertama di Indonesia dengan menggabungkan jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan pendidikan berasrama dan gratis, di Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Sekolah ini akan berdiri di atas lahan Hak Pengelolaan BP Batam seluas sekitar 18,5 hektare. Kehadirannya menjadi bagian dari program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui penyediaan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad, mengatakan pembangunan sekolah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Batam yang unggul secara akademik, memiliki karakter kuat, menguasai teknologi, serta mampu bersaing di tengah perkembangan industri dan ekonomi global.

Baca Juga :
Libatkan 4.500 Pekerja, Waskita Karya Rampungkan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Surabaya

“Sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi Batam,” ujar Amsakar, Senin (3/8/2026).

Amsakar yang juga Kepala BP Batam, ini mengatakan, lokasi sekolah memang berada di Rempang, tetapi penerima manfaatnya tidak hanya berasal dari Kecamatan Galang.

Sekolah tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Batam agar mereka memperoleh kesempatan pendidikan yang sama tanpa terbebani biaya sekolah, tempat tinggal, makanan, maupun fasilitas pembelajaran.

Baca Juga :
Tinjau Sekolah Rakyat, Purbaya: Belajar Semangat Biar Jadi Menteri dan Orang Kaya

“Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih Rempang akan menerapkan konsep boarding school atau sekolah berasrama,”ujarnya.

Peserta didik akan memperoleh fasilitas pendidikan, tempat tinggal, layanan pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, pembinaan karakter, pendidikan kebangsaan, literasi teknologi, dan pengembangan keterampilan secara gratis.

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, menambahkan, bahwa pembangunan sekolah ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah kepada anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi, sekaligus langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.

Baca Juga :
Kalteng Siapkan Sekolah Rakyat Raksasa, Target Tampung 3.000 Siswa Gratis

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sindikat Narkoba Malaysia-Medan Dibongkar Bareskrim, 9.162 Butir Ekstasi Disita
• 22 jam lalu
0
thumb
Perlindungan Anak di Era Digital, Wali Kota Makassar Tegaskan Pentingnya Ruang Tumbuh yang Aman dan Inklusif
• 21 jam lalu
0
thumb
Kasus Penebangan Pohon di RE Martadinata Bandung, Ini Kata Pengelola Padel SixNine
• 3 jam lalu
0
thumb
Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 234 Orang, Lima Meninggal
• 13 jam lalu
0
thumb
4 Rekomendasi Drama Korea tentang Ibu Tiri, Salah Satunya Diperankan Oleh Go Bo Gyeol
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.