Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun membuat kaget penumpang dan driver taksi online di Depok. Anak tersebut tiba-tiba muncul di dalam mobil saat kendaraan tengah melaju pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Tajurhalang IPTU Raden Suwito membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat driver taksi online mengambil penumpang di Terminal Bojonggede.
"Itu kejadian hari Sabtu, tanggal 1 Agustus 2026. Untuk jamnya kemungkinan di atas pukul 21.00 WIB. Kronologinya, driver ojol mengambil penumpang di Terminal Bojonggede," kata Raden saat dikonfirmasi, Senin (3/8).
"Setelah dalam perjalanan, tiba-tiba ada anak muncul di belakang penumpang, tepatnya di baris ketiga. Semua yang ada di dalam mobil kaget, terutama penumpang. Pak driver juga bingung, ini anak siapa, kok tiba-tiba ada di dalam mobil," lanjutnya.
Karena tidak ada satu pun penumpang maupun pengemudi yang mengenali anak tersebut, mereka kemudian mengarahkan kendaraan menuju kantor polisi terdekat. Mereka awalnya mendatangi Polsek Tajurhalang dan diterima oleh Pawas Aiptu Lili.
"Setelah diterima oleh Aiptu Lili di Polsek Tajurhalang, kemudian dibawa ke Polsek Bojonggede. Karena anak ini naiknya dari Terminal Bojonggede. Sesampainya di Polsek Bojonggede, diterima oleh AKP Asep," jelas Raden.
Dari hasil koordinasi, polisi mengetahui bahwa anak tersebut ternyata sudah beberapa kali melakukan hal serupa, yakni masuk ke mobil orang tanpa diketahui pemilik kendaraan.
"Kebetulan yang bersangkutan, pawas paham bahwa anak ini ternyata sudah beberapa kali (melakukan hal serupa)," ujarnya.
Polisi Antar Anak ke Rumah KeluargaPetugas kemudian mengantar anak tersebut ke rumahnya. Berdasarkan keterangan ketua RT setempat, anak berinisial A merupakan warga RT 02/RW 12, Desa Bojonggede, dan tinggal bersama kakek serta neneknya.
"Setelah sampai di lokasi, petugas diterima langsung oleh RT bahwa anak ini memang tinggal bersama kakek dan neneknya. Kebetulan hubungan orang tuanya sudah tidak harmonis," kata Raden.
Namun, saat petugas mengantar anak tersebut, rumah dalam keadaan kosong. Polisi kemudian menitipkan anak itu kepada RT untuk selanjutnya diserahkan kepada kakek dan neneknya.
"Kita hanya menindaklanjuti laporan dari warga atau masyarakat. Kita antar ke Polsek Bojonggede, lalu diteruskan ke RT setempat," ucapnya.






Komentar (0)