Paris: Kebakaran hutan di wilayah Var, Prancis selatan, mulai menunjukkan tanda-tanda stabil pada Senin, 3 Agustus 2026, walau kobaran api masih belum berhasil dikendalikan sepenuhnya setelah menghanguskan sekitar 1.850 hektare lahan.
Menurut laporan media setempat, kebakaran hutan yang mulai terjadi pada Jumat di wilayah Correns terus meluas sepanjang akhir pekan. Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan banyak titik api di medan yang sulit dijangkau.
Sekitar 1.500 petugas pemadam kebakaran, termasuk personel bantuan dari berbagai departemen di Prancis dan sejumlah negara Eropa, masih dikerahkan bersama pesawat pengebom air untuk mengendalikan kobaran api.
Kondisi udara yang lebih lembap dan relatif tenang pada malam hari membantu proses pemadaman. Namun, otoritas memperingatkan perubahan arah angin, hembusan angin yang lebih kencang, serta suhu tinggi berpotensi kembali memperburuk situasi.
"Embusan angin diperkirakan lebih kuat dibandingkan kemarin dan suhu udara akan tetap tinggi," kata perwakilan dinas pemadam kebakaran setempat yang dikutip Anadolu Agency.
Suhu udara diperkirakan mencapai 35 derajat Celsius di Chateauvert dan sekitar 36–37 derajat Celsius di sejumlah wilayah lain di kawasan Var bagian utara. Fokus Lindungi Permukiman Komandan satuan pemadam dari Departemen Drome, Letnan Romain Sorel, mengatakan prioritas utama saat ini adalah melindungi kawasan permukiman yang masih terancam api.
"Hari ini, misi utama kami adalah melindungi seluruh rumah penduduk. Kami akan melihat bagaimana perkembangan kebakaran sepanjang hari karena arah angin terus berubah setiap hari," ujarnya.
Prefek Var, Simon Babre, mengatakan sebagian besar perintah evakuasi telah dicabut pada Minggu malam, meski petugas masih terus menangani titik-titik api yang tersisa. Petugas Mulai Kelelahan Selain kondisi cuaca, kelelahan personel menjadi tantangan lain dalam operasi pemadaman.
Sebagian petugas telah bertugas hampir dua pekan tanpa henti setelah sebelumnya menangani kebakaran hutan di Departemen Gironde sebelum dipindahkan ke Var.
"Untungnya banyak bantuan dari luar departemen sehingga kami bisa sedikit beristirahat. Saat lelah, pekerjaan ini menjadi jauh lebih berbahaya," kata petugas pemadam Valentin Canale.
Wilayah Var masih berada dalam status peringatan gelombang panas tingkat oranye pada Senin. Sejumlah kawasan hutan juga ditutup untuk umum karena tingginya risiko kebakaran.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez sebelumnya mengatakan kebakaran hutan di Prancis telah menghanguskan sekitar 119.000 hektare lahan sejak awal 2026.
Baca juga: Kebakaran Hutan Dekat Bordeaux Belum Terkendali, Prancis Evakuasi 4.000 Warga





Komentar (0)