-
-
-
-
-
Belum usai konfliknya dengan Sarwendah, Ruben Onsu belakangan justru diterpa isu mengidap penyakit HIV. Hal ini bermula dari cuplikan percakapan pribadi sang presenter dengan Sarwendah yang diperlihatkan kuasa hukumnya, Minola Sebayang, saat hadir di kanal YouTube Denny Sumargo tempi hari.
Rupanya cuplikan chat tersebut menjadi perbincangan hangat warganet dan menimbulkan berbagai spekulasi. Bahkan, ada yang mengaitkannya dengan klaim Sarwendah bahwa mantan suaminya pernah berselingkuh. Menyadari hal tersebut, Minola Sebayang akhirnya memberikan klarifikasi.
"Ruben itu pernah bilang sering disebut 'S' kena penyakit tiga huruf tersebut, tanpa ada bukti medis yang bisa memvalidasi tuduhannya," ungkap Minola Sebayang, dikutip dari Youtube Intens Investigasi.
Terkait 'obat' yang disebut Sarwendah dalam chatnya, Minola Sebayang mengklaim bahwa kliennya tidak pernah mengonsumsi obat HIV seperti yang dituduhkan. Walau begitu, Minola tak menampik Ruben Onsu pernah mengonsumsi vitamin yang dibelikan oleh adik Sarwendah. Namun, dia membantah tegas bahwa itu lantaran mengidap penyakit tersebut.
"Yang jelas atas isu itu (disebut mengidap HIV), pastinya Ruben terganggu. Karena banyak pertanyaan. Oleh karena Ruben terganggu banyak pertanyaan, pada akhirnya dia bilang 'Lucu ya, mengapa masih itu dipertanyakan oleh mereka, mengapa harus seperti ini.'," ungkap Minola Sebayang.
Bahkan demi membuktikan bahwa Ruben Onsu tidak pernah mengidap penyakit HIV, Minola sempat memperlihatkan hasil tes kesehatan kliennya yang dirilis sebuah laboratorium ternama dan kredibel, pada 25 Juli 2026.
"Hasil tes untuk HIV, non-reaktif ya. Artinya, klien kami tidak mengidap penyakit seperti yang dituduhkan dan dipertanyakan publik. Jadi jangan lekas percaya pada chatingan satu sumber saja," katanya.
Sementara itu, isu Ruben Onsu mengidap HIV ini lantaran Minola Sebayang memperlihatkan cuplikan chat bersama Sarwendah yang berbunyi: "Ayah sudah tidak mengonsumsi obat HIV lagi? Aku hanya khawatir. Jika sudah tidak minum, apakah ada hal-hal yang perlu kami perhatikan demi keamanan dan kesehatan anak-anak?". (ND)






Komentar (0)