Gus Salam Dorong NU Perkuat Kemandirian Ekonomi Umat

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Gus Salam Dorong NU Perkuat Kemandirian Ekonomi UmatNasional | okezone | Senin, 3 Agustus 2026 - 15:34Dengarkan Berita

JAKARTA - Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, Kiai Abdussalam Shohib alias Gus Salam, bersilaturahmi bersama jajaran PWNU dan PCNU se-Nusa Tenggara Barat (NTB) di Lombok Tengah.

Gus Salam yang juga cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Bisri Syansuri, ini menegaskan rangkaian kunjungan yang dilakukannya bukan didorong kepentingan pribadi, melainkan menjalankan arahan guru.

“Karenanya, saya adalah santri sendiko dawuh mengikuti arahan, perintah dan nasehat guru-kyai serta masyayikh NU dan pesantren. Ketika saya diperintah untuk ikhtiar menjadi Ketua Umum PBNU melalui muktamar ke35, nanti, saya tetap sam’an wa tho’atan,” ujar Gus Salam, Senin (3/8/2026).

Menurut Gus Salam, ikhtiarnya telah ia lakukan di 27 provinsi. Dalam silaturahmi berdialog menyerap aspirasi, sekaligus membangun kepercayaan dengan PWNU-PCNU, fungsionaris dan tokoh-tokoh NU.

Namun jika dia ditakdirkan menjadi pimpinan PBNU, kelak. Sesungguhnya, dirinya bukanlah pemimpin, tapi santri yang meladeni (mengurus) NU.

Baca Juga:Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT

Pemimpin NU tetaplah Hadratussyeikh Mbah Hasyim As’ari, Mbah Wahab, Mbah Bishri dan Para Pendahulu NU.  “Kesimpulannya, karena ini dawuhnya kiyai, kita berusaha semaksimal mungkin,”sebutnya.

Di hadapan pengurus PWNU-PCNU se-NTB, Gus Salam memberi sorotan pada gagasan peran dan tanggung jawab NU berdasar potensi dan peluang di daerah. Salah satunya sektor pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat NTB.

“NU harus mendorong, bahkan memfasilitasi keberdayaan ekonomi warga NU di sektor pariwisata. Wisata halal tentunya, namun berkualitas dan inklusif. Karena potensi ekonomi pariwisata di NTB sangat besar,” ujar Gus Salam.

 

“Untuk menjaga agama, urusan dunia menjadi kewajiban umat agar mandiri secara ekonomi. Supaya mereka bisa menopang tegaknya agama melalui fungsi kehadiran jam’iyyah Nahdlatul Ulama,” tandasnya.

Sementara itu, mantan katib PWNU Jawa Timur, Kiai Syamsuddin, yang turut hadir dalam silaturahmi PWNU-PCNU se-NTB, menyatakan, Gus Salam tetap konsisten dalam penyampaian visi dan misinya sesuai arahan dan nasehat masyayikh dan sesepuh NU.

Baca Juga:Polda NTT Bentuk Tim Gabungan Usut Dugaan Intimidasi terhadap Dokter Icha

“Mengembalikan kepribadian NU pada semangat perjuangan dalam pergerakan, berperadaban pesantren dan berkhidmah untuk kesejahteraan umat, lahir-batin,” kata Ra Uud, panggilan Kiai Syamsuddin.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Media Vietnam Girang, John Herdman Angkat Topi untuk Skuad Kim Sang-sik
• 14 jam lalu
0
thumb
Trump Sebut Perundingan dengan Iran Dimulai Senin Usai Serangan Besar Batal
• 11 jam lalu
0
thumb
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Hari Ini, Suhu Maksimal 33 Derajat Celsius
• 16 jam lalu
0
thumb
Gelar TC di Yogyakarta, Persita Tangerang Kebut Persiapan demi Target Tinggi Super League 2026/2027: Asah Chemistry, Fisik, dan Taktik
• 5 jam lalu
0
thumb
3 Ciri Kepribadian Orang yang Merasa Senang Saat Janji Temu Dibatalkan
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.