Jakarta: Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil menggelar Rakornas Dukcapil 2026. Acara ini juga merilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada 3–4 Agustus 2026 di Birawa Assembly Hall, Menara Bidakara 2, Jakarta.
Temanya "NIK dan IKD sebagai Fondasi Digital Public Infrastructure dalam Mendukung Transformasi Digital Pemerintah." Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, mengatakan Rakornas ini penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah. NIK dan IKD kini bukan hanya identitas penduduk. Keduanya menjadi fondasi utama Digital Public Infrastructure (DPI).
"Rakornas ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi agenda transformasi digital pemerintahan yang semakin luas," ujar Teguh dalam laporannya kepada Mendagri Tito Karnavian, Senin, 3 Agustus 2026.
Ada lima fokus utama Rakornas tahun ini. Pertama, implementasi DPI dan GovTech, serta penguatan peran Dinas Dukcapil daerah. Kedua, identifikasi isu dan aspirasi daerah untuk penyusunan RUU Administrasi Kependudukan.
Baca Juga :
Data Kependudukan Bersih Fondasi Digital Public Infrastructure
Ketiga, sinkronisasi target Indikator Kualitas Layanan (IKL) Dukcapil dengan perjanjian kinerja daerah. Keempat, penguatan tata kelola melalui pembenahan infrastruktur TI, jaringan data, keamanan sistem, kelembagaan, dan SDM. Kelima, perluasan pemanfaatan data kependudukan untuk layanan lintas sektor di daerah.
Rakornas juga jadi ajang berbagi praktik baik dari daerah. Narasumber dari daerah antara lain Wali Kota Surabaya, Plh Sekda DKI Jakarta, dan Kepala Bapenda Jawa Barat. Dari pusat hadir Deputi Transformasi Digital Kementerian PANRB, Dirjen Anggaran Kemenkeu, Deputi Ekonomi dan Transformasi Digital Bappenas, Dirjen Teknologi Pemerintah Digital Kominfo, Deputi Statistik Sosial BPS, dan Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos.
Selain pembukaan dan peluncuran data, ada pemberian penghargaan IKD Dukcapil Prima Award dan Perlinsos Dukcapil Award. Ada juga penyampaian profil data, keynote speech Luhut Binsar Pandjaitan, diskusi panel, dan penyusunan rumusan hasil Rakornas.
Acara ini dihadiri 700 peserta luring. Mereka terdiri dari kementerian, lembaga, jajaran Kemendagri, dan 552 Kepala Dinas Dukcapil provinsi dan kabupaten/kota. Seluruh aparatur Dukcapil di daerah juga ikut secara daring.
Teguh berharap Rakornas ini menghasilkan langkah konkret. NIK dan IKD makin kuat sebagai fondasi transformasi digital. Data kependudukan juga makin luas dimanfaatkan untuk layanan publik yang terintegrasi, cepat, dan tepat sasaran.





Komentar (0)