RIAU, DISWAY.ID-- Suasana di bantaran Sungai Siak, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, mendadak riuh penuh kehangatan pada Sabtu (1/8/2026). Ribuan warga desa berbaris rapi sambil mengibarkan bendera Merah Putih menyambut kedatangan rombongan Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam pembukaan resmi Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026.
Dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Riau, Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, ekspedisi kolosal ini dilepas secara khidmat oleh Kapolda Riau Irjen DR Herry Heryawan dari Mapolda Riau.
Kombes Ketut Gede Adi menegaskan bahwa gerakan ini merupakan pengejawantahan langsung dari pesan Presiden RI Prabowo Subianto agar negara hadir hingga ke titik terluar Indonesia.
BACA JUGA:PM Thailand Kunjungan ke Jakarta, PMJ Rekayasa Lalu Lintas Situasional
"Polda Riau melaksanakan kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 karena Bapak Presiden berpesan bahwa negara harus hadir sampai ke titik terluar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini adalah implementasi dari arahan tersebut," tegas Ketut.
Dalam aksi sosial tersebut, Polda Riau menggelar berbagai program kemanusiaan, di antaranya:
-
Pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga.
-
Penyaluran 1.000 paket sembako dan 1.000 bendera Merah Putih.
-
Bantuan peralatan olahraga.
-
Pembagian bibit tanaman produktif seperti durian dan alpukat.
Tak hanya membawa bantuan fisik, tim ekspedisi juga menggelar dialog terbuka bersama tokoh adat, pemuka agama, pemuda, dan perangkat desa. Berbagai keresahan warga mulai dari faktor keamanan, akses kesehatan, hingga kebutuhan fasilitas PAUD diserap langsung oleh jajaran kepolisian.
BACA JUGA:Dinas LH Selidiki Kasus Terbakarnya Lapak Sampah di Kramat Jati, Panggil Pengelola
Langkah inovatif ini menuai apresiasi tinggi dari Plh Sekda Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi. Menurutnya, program ini menjadi cermin penting bagi pemerintah daerah untuk lebih masif menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat.
Ekspedisi Merah Putih 2026 merupakan gerakan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang berlangsung sepanjang 1 hingga 17 Agustus 2026. Sebanyak 8 tim gabungan kepolisian dan mahasiswa yang dibekali 45 kendaraan logistik dikerahkan untuk menjangkau 17 desa di pelosok Riau.
Misi ini berfokus pada dua pilar utama, yakni merawat kemanusiaan (bantuan sosial, kesehatan, pemberdayaan UMKM) serta merawat alam (restorasi mangrove dan penanaman pohon di wilayah pesisir). Di penghujung hari, senyum haru warga Okura menjadi bukti bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat memberikan kepastian nyata akan kasih sayang negara.






Komentar (0)