Kunjungan Wisman Januari-Juni 2026 Meningkat, Tertinggi Sejak 2020

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2026 melalui pintu masuk utama sebanyak 1.386.575 kunjungan.

Kunjungan Wisman Januari-Juni 2026 Meningkat, Tertinggi Sejak 2020. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2026 melalui pintu masuk utama sebanyak 1.386.575 kunjungan. Sedangkan melalui perbatasan sebanyak 175.696 kunjungan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, jumlah wisman tersebut naik 0,32 persen secara bulanan, namun secara tahunan turun 2,15 persen.

Baca Juga:
Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia melalui pintu masuk utama pada Juni 2026 tercatat sebesar 1,39 juta kunjungan, atau naik 0,32 persen secara bulanannya,” kata Ateng dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Secara kumulatif atau sepanjang Januari hingga Juni 2026, total kunjungan wisman mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama 2025.

Baca Juga:
BPS Catat Nilai Tukar Petani Naik Jadi 127,84 di Juli 2026

"Capaian kunjungan wisman selama Januari sampai Juni 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020 yang lalu," kata Ateng.

Untuk kunjungan wisman menurut paspor yang dipegang pada Juni 2026, BPS mencatat yang paling banyak adalah Malaysia dengan 18,66 persen, Singapura 12,25 persen, dan Australia 12,08 persen.

Baca Juga:
BPS Catat Indonesia Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026

Namun, secara bulanan, kunjungan dari turis Malaysia menurun, sementara wisman pemegang paspor Singapura dan Australia meningkat.

Untuk rata-rata pengeluaran wisman pada kuartal II-2026 tercatat mencapai USD1.285 atau turun dibandingkan kuartal I-2026 namun meningkat dibandingkan kuartal II-2025.

Sedangkan untuk rata-rata lama tinggal wisman pada kuartal II-2026 yakni 10,30 malam dan mengalami penurunan dibandingkan kuartal I-2026.

Berdasarkan jenis pengeluaran wisman, lebih besar dialokasikan untuk akomodasi 37,21 persen, makanan dan minuman 19,81 persen, serta belanja dan cinderamata 11,04 persen.

"Terjadi peningkatan proporsi jenis alokasi pengeluaran wisman pada hiburan, sewa kendaraan dan juga penerbangan domestik," kata Ateng.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sempat Padam, Listrik di Jakarta dan Tangsel Kembali Normal
• 8 jam lalu
0
thumb
Rupiah Hari Ini Dibuka ke Rp18.031/USD
• 6 jam lalu
0
thumb
Dua Nama Ini Nakhoda Partai Golkar Kota Bogor dan Kabupaten Bandung Barat
• 10 menit lalu
0
thumb
Eksklusif: Suara Hati Kiper Timor Leste usai Jadi Korban Gol Sensasional Thom Haye saat Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
KSP Tegaskan Ekspor Mineral Kembali Jalan, 100 Kapal yang Sempat Tertahan Mulai Beroperasi
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.