Perindo Jatim: Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Kunci Ketahanan Ekonomi Keluarga

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA - Tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat dinilai tidak hanya berdampak pada daya beli, tetapi juga mulai memengaruhi ketahanan keluarga dan memicu berbagai persoalan sosial. Kondisi tersebut mendorong penguatan ekonomi rumah tangga melalui pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan sumber pendapatan tambahan.

Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur Ahmad Zazuli mengatakan, penguatan ekonomi keluarga menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan masyarakat di tengah situasi ekonomi yang masih sulit. Karena itu, Partai Perindo memilih fokus membekali ibu rumah tangga dengan keterampilan yang dapat menghasilkan nilai ekonomi.

"Kami terus melakukan upaya-upaya penguatan ekonomi. Masyarakat saat ini menghadapi harga sembako yang mahal dan lapangan pekerjaan yang sulit,” ujar Ahmad Zazuli saat dihubungi, Senin (3/8/26).

Baca Juga :
Apresiasi Kerja Nyata, Angela Tanoesoedibjo Beri Penghargaan kepada 14 Legislator Partai Perindo

“Karena itu kami membuka langkah strategis dengan membina dan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga agar memiliki keterampilan yang bisa menghasilkan tambahan pendapatan. Kalau keluarga stabil secara ekonomi, maka kesejahteraan masyarakat juga akan semakin kuat,"lanjutnya.

Cak Jazz -- panggilan akrabnya – mengatakan,  pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang seragam.

Program yang dijalankan harus disesuaikan dengan karakter dan potensi ekonomi di setiap daerah agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

Baca Juga :
Angela Tanoesoedibjo Targetkan Kemenangan Perindo di 2029: Tak Ada Hasil Instan, Harus Berjuang Bersama

"Di Surabaya yang harus kita kuatkan adalah keterampilan dan kreativitas ibu-ibu dalam mengelola kuliner. Setelah produknya jadi, mereka juga harus melek digital dan memahami pemasaran sehingga produk tersebut memiliki nilai ekonomi. Sementara di daerah pertanian, keterampilannya tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat," ujarnya.

Sebagai implementasi pendekatan tersebut, DPW Partai Perindo Jawa Timur berkolaborasi dengan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) DPD Kota Surabaya menggelar pelatihan jelly art di The Central Mall Gunawangsa Tidar, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut ditujukan untuk membekali ibu rumah tangga dan pelaku UMKM dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha baru.

Ketua Pelaksana Kegiatan Yayuk Sri Wahyuningsih mengatakan, pelatihan jelly art dipilih karena memiliki nilai jual yang tinggi dengan modal yang relatif terjangkau sehingga dapat langsung diterapkan sebagai usaha rumahan.

Baca Juga :
Perkuat Akar Rumput, Angela Tanoesoedibjo Instruksikan Perindo Segera Bentuk DPRT

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Open Dumping Dihentikan, TPST Bantargebang Beralih ke Controlled Landfill
• 10 jam lalu
0
thumb
Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Tim SAR Evakuasi Korban yang Lompat ke Laut
• 22 jam lalu
0
thumb
ABMM Cetak Laba Bersih Rp709 Miliar di Semester I-2026, Naik 42 Persen
• 15 jam lalu
0
thumb
Investasi Nambah, Produksi PLTP Sarulla Diminta Naik Sesuai Kapasitas
• 3 jam lalu
0
thumb
Daftar Jalan Dialihkan Saat Kunjungan PM Thailand ke Jakarta
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.