Jakarta (ANTARA) - Jajaran TNI AL melalui Komando Armada (Koarmada) RI mengerahkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan satu pesawat untuk mengevakuasi kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8).
Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin mengatakan proses evakuasi bermula ketika pihaknya menerima informasi adanya kapal yang terbakar pada pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan dua kapal TNI AL, yakni KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta-370 ke lokasi kebakaran.
"Koarmada RI segera mengerahkan KRI Nala-363, yang baru menyelesaikan latihan PASSEX bersama kapal perang China (PLA Navy) serta KRI Bung Hatta-370, yang tengah melaksanakan patroli menuju ALKI II," kata Denih.
Selain itu, Koarmada RI juga mengerahkan Pesawat Udara NC 212-200 Avicor U-6206, guna memperoleh gambaran situasi terkini dari udara dan mendukung efektivitas operasi SAR.
Alhasil, KRI Nala-363 berhasil mengevakuasi 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Para korban lalu dibawa ke Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di posko crisis center.
"Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan hingga operasi SAR dinyatakan selesai," ucap Denih.
Dia memastikan personel TNI AL akan terus disiapkan untuk menjalani evakuasi hingga waktu yang belum ditentukan.
"Prajurit Koarmada RI senantiasa siap bergerak dan bertindak tepat, serta mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, demi menyelamatkan setiap jiwa," katanya.
Baca juga: Menhub akan evaluasi operator KMP Mutiara Sentosa II
Baca juga: Menko IPK: Pemerintah segera investigasi kebakaran KM Mutiara Sentosa
Baca juga: Basarnas: 122 korban KMP Mutiara Sentosa II tiba di darat
Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin mengatakan proses evakuasi bermula ketika pihaknya menerima informasi adanya kapal yang terbakar pada pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan dua kapal TNI AL, yakni KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta-370 ke lokasi kebakaran.
"Koarmada RI segera mengerahkan KRI Nala-363, yang baru menyelesaikan latihan PASSEX bersama kapal perang China (PLA Navy) serta KRI Bung Hatta-370, yang tengah melaksanakan patroli menuju ALKI II," kata Denih.
Selain itu, Koarmada RI juga mengerahkan Pesawat Udara NC 212-200 Avicor U-6206, guna memperoleh gambaran situasi terkini dari udara dan mendukung efektivitas operasi SAR.
Alhasil, KRI Nala-363 berhasil mengevakuasi 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Para korban lalu dibawa ke Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di posko crisis center.
"Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan hingga operasi SAR dinyatakan selesai," ucap Denih.
Dia memastikan personel TNI AL akan terus disiapkan untuk menjalani evakuasi hingga waktu yang belum ditentukan.
"Prajurit Koarmada RI senantiasa siap bergerak dan bertindak tepat, serta mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, demi menyelamatkan setiap jiwa," katanya.
Baca juga: Menhub akan evaluasi operator KMP Mutiara Sentosa II
Baca juga: Menko IPK: Pemerintah segera investigasi kebakaran KM Mutiara Sentosa
Baca juga: Basarnas: 122 korban KMP Mutiara Sentosa II tiba di darat






Komentar (0)