Loyalty Point Sekarang Juga Diincar Penjahat Siber, Bisa Buat Cuci Uang

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Laporan keamanan terbaru State of the Internet (SOTI) 2026 yang dirilis oleh Akamai Security mengungkapkan bahwa sindikat kriminal siber global kini secara masif mengalihkan fokus mereka untuk mengeksploitasi program loyalitas pelanggan.
 
Poin loyalitas, yang awalnya dirancang untuk meningkatkan retensi konsumen, telah bertransformasi menjadi apa yang disebut oleh para pakar sebagai mata uang bayangan (shadow currency) yang sangat menguntungkan bagi pelaku kejahatan.
 
Berdasarkan data laporan tersebut, tingkat pengambilalihan akun terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Investigasi mendalam mendeteksi bahwa target utama dari sindikat ini bukanlah pelanggan yang aktif bertransaksi, melainkan akun-akun lama yang sudah tidak aktif. Karakteristik akun tidak aktif yang jarang dipantau oleh pemilik aslinya memberikan ruang komputasi dan waktu yang ideal bagi peretas untuk bergerak tanpa terdeteksi.
  Modus Operandi Pencucian Poin Metode yang digunakan oleh sindikat ini sangat taktis dan terstruktur. Setelah berhasil menembus benteng pertahanan akun melalui serangan credential stuffing atau kampanye phishing massal, pelaku segera mengeksekusi proses pencucian poin (point laundering). Di industri perhotelan dan perjalanan (travel), poin-poin yang terkumpul dengan cepat dikonversi untuk memesan akomodasi hotel gratis atau membeli tiket perjalanan mewah.

Tidak berhenti di sana, barang retail bernilai tinggi atau voucher akomodasi yang didapatkan dari hasil curian tersebut kemudian dijual kembali kepada pihak ketiga di pasar gelap digital (underground marketplaces) dengan harga diskon yang signifikan demi menghasilkan keuntungan finansial langsung. Fenomena ini sangat marak terjadi di wilayah Asia-Pasifik (APAC), di mana program loyalitas perjalanan sangat populer dan poin yang dikumpulkan memiliki nilai moneter yang sangat tinggi.
 
Akses eksploitasi ini diperparah oleh kerentanan antarmuka program aplikasi atau API platform e-commerce dan perhotelan yang terfragmentasi. Penjahat siber memanfaatkan kelemahan pada kontrol akses API untuk melewati sistem keamanan tradisional secara massal.
 
Laporan Akamai menyoroti adanya kesenjangan visibilitas yang kritis: meskipun mayoritas organisasi merasa telah mendokumentasikan aset digital mereka, hanya sebagian kecil yang benar-benar memahami API mana saja yang mengekspos data sensitif dan alur loyalitas pelanggan.
  Strategi Mitigasi Berbasis Pertahanan Berlapis Menanggapi krisis konvergensi ini, Pam Lindemoen, Chief Security Officer dan Vice President Strategy di RH-ISAC (Retail & Hospitality Information Sharing and Analysis Center), menegaskan perlunya perubahan paradigma pertahanan dinamis. "Pertahanan statis tidak akan mampu bertahan melawan serangan digital berkecepatan mesin," ujarnya.
 
Ia merekomendasikan implementasi Security Loop Model yang mencakup pemasangan tombol pembeku otomatis (automated kill switches) untuk membekukan akun seketika saat terdeteksi aktivitas pengurasan poin yang mencurigakan.
 
Selain itu, Mani Sundaram, Executive Vice President di Akamai Security Technology Group, menekankan pentingnya adopsi arsitektur Zero Trust dan otentikasi multifaktor berbasis risiko (risk-based MFA) untuk tindakan bernilai tinggi guna memperkecil radius dampak penipuan.
 
Langkah proaktif ini menjadi krusial untuk melindungi ekosistem digital perusahaan, menjaga loyalitas, serta mempertahankan kepercayaan jangka panjang dari para pelanggan konsumen.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PM Thailand Kunjungi Indonesia, Polisi Rekayasa Lalu Lintas di 10 Ruas Jalan Jakarta
• 3 jam lalu
0
thumb
Pihak Febrie Adriansyah Belum Dapat Daftar Barang Bukti dari Rumah Jaksel
• 13 jam lalu
0
thumb
Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​
• 21 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Tumpukan Sampah di Kramat Jati, Diduga Dipicu Anak-anak Main Api
• 21 jam lalu
0
thumb
Sekolah Merah Putih Batam prioritaskan anak berprestasi dan hinterland
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.