jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Minggu (2/8) tentang pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal mengganggu kenyamanan, PPPK paruh waktu desak peralihan ke ASN, hingga fakta soal video wanita di rumah dinas terungkap. Simak selengkapnya!
1. PPPK Paruh Waktu Desak Peralihan ke ASN Penuh Tuntas 2027, KemenPANRB & Kemendagri Merespons
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Tak Akan PHK karena Ada Solusi Buat Gaji PPPK, Purbaya Tunggu Arahan Prabowo
PPPK paruh waktu yang tergabung dalam forum Guru dan Tenaga Kependidikan Nusantara (GTKN) mendesak peralihan status ke ASN penuh tuntas 2026/2027.
Desakan itu menurut Sekjen DPP GTKN Ratna Purwakesi, karena terdapat 947.421 PPPK paruh waktu yang telah terdata di BKN per 31 Desember 2025 masa kontraknya akan berakhir tahun ini.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: MBG Tak Pakai Anggaran Pendidikan, PGRI Mengaitkan dengan PPPK & P3K Paruh Waktu, Solusi soal Gaji?
Jika tidak segera dialihkan ke PPPK, bisa terjadi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), walaupun ada juga pemda yang memilih memperpanjang masa kontraknya hingga 2027.
Baca Selengkapnya di Bawah:
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Anggaran Gaji Aman, Efisiensi MBG Bisa Menggaji PPPK Paruh Waktu, Jutaan Rupiah Langsung Masuk Rekening
PPPK Paruh Waktu Desak Peralihan ke ASN Penuh Tuntas 2027, KemenPANRB & Kemendagri Merespons
2. Mbak Rika Ungkap Fakta soal Video Wanita di Rumah Dinas Kalapas Waingapu NTT
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mengungkap fakta soal video viral tentang penggerebekan oleh petugas di rumah dinas kepala lembaga pemasyarakatan (Rumdin Kalapas) Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Juru Bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (1/8/20026) menyebut rekaman yang sekarang viral itu merupakan video lama.
Menurut Rika, video tersebut merupakan kejadian pada 2024, dan penghuni rumah dinas berinisial RB telah dijatuhi sanksi tegas.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Mbak Rika Ungkap Fakta soal Video Wanita di Rumah Dinas Kalapas Waingapu NTT
3. Komjen Fadil Imran Ungkap Situasi RI Terkait Mal Memasang Pagar Tinggi
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Fadil Imran mengeklaim situasi di Indonesia terbilang kondusif, merespons pemasangan pagar tinggi oleh sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di tanah air.
"Sampai hari ini, berdasarkan data daily operating reporting system, itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada," kata Komjen Fadil di Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Dia menilai pemasangan pagar tinggi oleh pemilik properti seperti mal merupakan hal wajar.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Komjen Fadil Imran Ungkap Situasi RI Terkait Mal Memasang Pagar Tinggi
4. Heboh Sejumlah Mall di Jakarta Pasang Pagar Tinggi, Pramono: Mengganggu Kenyamanan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tak nyaman dengan adanya pemasangan pagar-pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta.
Menurut dia, pemasangan tiba-tiba pagar tinggi itu membuat kesan bahwa Jakarta tak aman.
“Secara pribadi sebagai Gubernur Jakarta tentunya saya tetap berkeinginan apa pun Jakarta itu aman, nyaman, dan juga bagi para pelaku bisnis, termasuk pemilik mall, properti, perkantoran, dan sebagainya,” ucap Pramono, dikutip Minggu (2/7).
Baca Selengkapnya di Bawah:
Heboh Sejumlah Mall di Jakarta Pasang Pagar Tinggi, Pramono: Mengganggu Kenyamanan
5. Kejagung Temukan Bukti saat Menggeledah Rumah Febrie
Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan sejumlah bukti saat menggeledah rumah eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Rumah Febrie yang digeledah kali ini berada di kawasan Jalan Radio I, Nomor 15, Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026)).
Penggeledahan itu dilakukan terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Febrie Adriansyah.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Kejagung Temukan Bukti saat Menggeledah Rumah Febrie
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Info Terbaru, Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu Sudah Cair, Saatnya Negara Mewujudkan Jadi PNS
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul





Komentar (0)