UEFA Ancam FIFA ke Jalur Hukum soal Hak Komersial Piala Dunia

medcom.id
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: UEFA akan mengambil langkah hukum terhadap FIFA dan investor Joshua Kushner terkait rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia yang telah dibatalkan.
 
Melalui surat peringatan resmi setebal enam halaman yang dikirim kepada Presiden FIFA Gianni Infantino dan pengusaha asal Amerika Serikat Joshua Kushner pada Jumat (31/7), UEFA meminta seluruh dokumen serta data elektronik yang berkaitan dengan proyek tersebut diamankan dan tidak dimusnahkan.
 

Baca Juga :

FIFA Resmi Batalkan Rencana Penjualan Hak Komersial Piala Dunia

Proposal senilai US$4,2 miliar itu sebelumnya dirancang melalui pembentukan entitas baru bernama FIFA Forward Enterprises (FFE). Dalam skema tersebut, FIFA berencana melepas 20 persen saham FFE kepada konsorsium Thrive Eternal milik Joshua Kushner.
 
"UEFA secara resmi memberi tahu bahwa setiap tindakan penghancuran, penghapusan, atau penyembunyian materi yang relevan setelah menerima pemberitahuan ini dapat dianggap sebagai tindakan sengaja menghilangkan barang bukti," bunyi pernyataan UEFA, seperti dikutip dari The Athletic.
  UEFA Kecam Para Investor
Firma hukum yang mewakili UEFA mendesak Gianni Infantino dan FIFA untuk mengamankan seluruh dokumen strategis yang berkaitan dengan proyek tersebut. Dokumen yang dimaksud meliputi notulen rapat dewan, laporan penilaian finansial, draf perjanjian investasi, hingga korespondensi dengan lembaga keuangan seperti J.P. Morgan.
 

Baca Juga :

Pejabat FIFA Bongkar Rencana Gianni Infantino Jual Hak Komersial Piala Dunia

Dalam surat terpisah yang ditujukan kepada Joshua Kushner, UEFA menegaskan bahwa Thrive Eternal telah diumumkan sebagai calon investor utama FIFA Forward Enterprises (FFE), sehingga Kushner dan perusahaannya berkewajiban menjaga seluruh dokumen yang berkaitan dengan rencana investasi tersebut.

"Kami memahami bahwa Thrive Eternal telah diumumkan secara publik sebagai calon investor utama FFE dan sebagai pendiri Thrive Eternal, terlibat dalam usulan investasi tersebut,” kecam UEFA.
 
Dalam surat tersebut, UEFA juga mencantumkan 18 nama pejabat senior FIFA yang diminta untuk memastikan seluruh data dan dokumen tetap tersimpan.
 
Beberapa di antaranya adalah Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA Arsene Wenger, Chief Football Officer FIFA Jill Ellis, dan Chief Operating Officer (COO) FIFA Kevin Lamour. Namun, pencantuman nama-nama tersebut tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan mereka dalam penyusunan proyek.
  UEFA Akan Melawan FIFA
FIFA membatalkan rencana penjualan hak komersial Piala Dunia setelah menghadapi tekanan besar dari berbagai konfederasi sepak bola dunia. Dalam pertemuan darurat pada Kamis (30/7), seluruh 55 asosiasi anggota UEFA dikabarkan sepakat untuk memboikot seluruh kompetisi resmi FIFA apabila proposal tersebut tetap dilanjutkan.
 
Sikap itu kemudian mendapat dukungan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF).
 

Baca Juga :

AFC Ikut Kritik Rencana Bisnis FIFA, Dukung UEFA dan CONCACAF Desak Reformasi

Pada Sabtu (1/8), UEFA mengeluarkan pernyataan tegas yang menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino. Menurut UEFA, sikap Infantino yang dinilai minim transparansi dalam menyusun proposal bernilai miliaran dolar AS tersebut telah merusak integritas tata kelola sepak bola internasional.
 
(Ahmad Raul)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dikaitkan dengan Arsenal, Vinicius Junior Ternyata Terpesona Stadion Liverpool
• 7 jam lalu
0
thumb
Lapak Sampah yang Terbakar di Kramat Jati Beroperasi Ilegal, Pelaku Bakal Disanksi Tegas
• 21 jam lalu
0
thumb
Ekonom perkirakan inflasi bulanan Juli melambat ke 0,03 persen
• 21 jam lalu
0
thumb
Forestra 2026 Digelar di Lembang, Angkat Konsep Konser Orkestra Hutan
• 16 jam lalu
0
thumb
Redam Spekulasi Liar, Polda Metro Minta Publik Tidak Kaitkan Pagar Mal dengan Isu Keamanan
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.