MOSKOW, KOMPAS.TV - Ukraina kembali melancarkan serangan drone mengakibatkan sedikitnya lima orang tewas di seluruh Rusia. Selain itu, drone Ukraina juga menghantam lokasi industri dan gudang milik raksasa e-commerce Rusia, Wildberries.
Adapun Wildberries merupakan pasar online terbesar di Rusia, terkadang digambarkan sebagai Amazon-nya Rusia.
Dalam waktu kurang dari dua minggu, Ukraina telah menyerang lebih dari selusin gudang pengecer Wildberries, yang merupakan bagian dari serangan udara Kiev.
Serangan tersebut bertujuan untuk melemahkan Rusia, merugikan ekonominya, dan membuat orang-orang merasakan konsekuensi dari invasi besar-besaran Kremlin ke Ukraina.
Menurut Gubernur setempat, Vyacheslav Fedorishchev, drone Ukraina menargetkan gudang Wildberries di wilayah Samara, sekitar 800 kilometer dari perbatasan Rusia-Ukraina. Ia mengatakan kebakaran telah terjadi tetapi tidak ada korban jiwa.
Serangan Kiev terhadap Wildberries pertama kali menghantam lokasi perusahaan di Elektrostal, tepat di sebelah timur Moskow, dan di wilayah Tambov pada 18 Juli.
Baca Juga: Rusia Hantam Ukraina dengan Rudal Balistik dan Drone, Sedikitnya 9 Orang Tewas
Serangan kemudian menyusul di fasilitas-fasilitas di seluruh Rusia barat dan selatan, serta Krimea yang dikuasai Rusia. Setidaknya sembilan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka akibat serangan tersebut.
“Dua orang tewas ketika sebuah drone Ukraina menyerang sebuah bangunan tempat tinggal di wilayah Saratov di sebelah timur Samara,” kata Gubernur setempat, Roman Busargin, dikutip dari The Associated Press.
Ia menambahkan serangan tersebut merusak infrastruktur sipil di Engels, tempat jatuhnya korban jiwa, dan di ibu kota regional, Saratov.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : The Associated Press
- wildberries
- raksasa e-commerce rusia
- wildberries diserang
- ekonomi rusia diserang






Komentar (0)