Program MBG Sasar Santri di Jambi, Bantu Penuhi Gizi dan Ringankan Biaya Orang Tua

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai dirasakan manfaatnya secara luas. Di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, program ini menyasar lingkungan pondok pesantren dan mendapat sambutan antusias dari para santri.

Salah satu lembaga yang menerima manfaat program ini adalah Pondok Pesantren Qiroatul Qur'an yang berlokasi di Desa Sungai Binjai, Kecamatan Bathin III. Selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi santri, program ini juga terbukti mampu meringankan beban finansial orang tua dalam membiayai makan anak-anak mereka selama menempuh pendidikan. Antusiasme Santri dan Keringanan Biaya
Suasana keceriaan tampak jelas saat para santri menikmati hidangan sehat yang disiapkan. Menariknya, variasi menu yang berganti setiap hari membuat para santri lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

Sherina, salah seorang santriwati, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program ini. "Alhamdulillah saya sangat suka. Semenjak ada MBG di pondok ini, biaya orang tua saya untuk membiayai saya lebih berkurang. Program ini sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini, Metro TV, Minggu, 2 Agustus 2026.

Senada dengan Sherina, Pengasuh Pondok Pesantren Qiroatul Qur'an, Ulil Ilmi, menyatakan bahwa dampak positif program ini sangat luar biasa, tidak hanya bagi santri secara personal namun juga bagi institusi pesantren.

"Kami tidak hanya terbantu secara operasional, melainkan anak-anak juga mendapatkan manfaat gizi yang luar biasa. Ini sangat membantu pihak pondok," kata Ulil.
 

Baca Juga :

BGN Pastikan Anggaran MBG Tak Hentikan Program Pemerintah Lainnya
  Standar Higienis dan Gizi Seimbang
Keberhasilan penyaluran MBG ini tidak lepas dari peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proses pengolahan makanan dilakukan dengan pengawasan ketat, mengikuti petunjuk teknis terkait higienisitas, sanitasi, dan keamanan pangan.

Menu yang disajikan dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang, mencakup berbagai protein seperti ayam goreng, udang, telur, dan tempe, serta dilengkapi dengan buah-buahan segar.

Wakil Pengelola SPPG, Guntur, menjelaskan bahwa program ini memiliki visi jangka panjang yang luas. "Melalui program Makan Bergizi Gratis ini, kita berupaya meningkatkan kesehatan gizi, mendukung kualitas pendidikan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. Saat ini fokus kami adalah pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bungo," jelas Guntur. Harapan Keberlanjutan
Saat ini, terdapat sekitar 418 santri yang menempuh pendidikan di Pesantren Qiroatul Qur'an. Pihak pesantren berharap program MBG dapat terus berjalan secara konsisten agar seluruh generasi muda di pelosok daerah, khususnya di lingkungan pesantren, dapat terus merasakan manfaat peningkatan gizi dan pendidikan yang lebih baik.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ketua MPR Ahmad Muzani Berharap Zikir dan Doa Kebangsaan Perkuat Persatuan Bangsa
• 12 jam lalu
0
thumb
Update KMP Mutiara Santosa 2: 5 Korban Meninggal, 227 Penumpang Berhasil Dievakuasi
• 1 jam lalu
0
thumb
Dinkes: Kondisi Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG Sudah Membaik
• 23 jam lalu
0
thumb
Mengubah Keresahan Menjadi Peluang, Rabundo Bawa Cita Rasa Bumbu Rendang Asli Minang Menembus Pasar Nasional Melalui Pemberdayaan BRI
• 7 jam lalu
0
thumb
Kapal Penumpang Prince Soya Terbakar di Pelabuhan Samarinda, Diduga Dipicu Percikan Las
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.