Terkini, Makassar – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sabtu (2/8/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan distribusi Biosolar tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap antrean pengisian di beberapa SPBU.
Peninjauan dipimpin Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, didampingi jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi serta Ketua DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi, Ir. H. Muhammad Hasbidin HS, bersama pengurus.
Tiga SPBU yang menjadi lokasi pemantauan yakni SPBU 74.902.31 Jalan AP Pettarani, SPBU 74.902.32 Racing Center, dan SPBU 74.902.88 Jalan Perintis Kemerdekaan.
Dalam kunjungan tersebut, manajemen memastikan stok Biosolar di SPBU tetap tersedia dan proses distribusi berlangsung sesuai rencana.
Selain memantau pelayanan kepada masyarakat, Pertamina juga mengevaluasi sistem penyaluran agar distribusi BBM semakin efektif dan mampu mendukung aktivitas masyarakat maupun sektor logistik.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah operasional guna menjaga kelancaran distribusi energi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan distribusi berjalan sesuai rencana, mulai dari pasokan di Fuel Terminal hingga pelayanan di SPBU. Berbagai langkah operasional terus kami lakukan, termasuk penambahan armada perbantuan, percepatan distribusi, dan penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Deny.
Sebagai bagian dari upaya percepatan distribusi, Pertamina telah menambah armada perbantuan berupa mobil tangki industri untuk mempercepat pengiriman BBM dari Fuel Terminal menuju SPBU dengan volume penyaluran tinggi.
Selain itu, pengaturan pelayanan di SPBU juga dioptimalkan melalui pengaktifan petugas marshal guna membantu mengarahkan arus kendaraan sehingga antrean menjadi lebih tertib dan proses pengisian berlangsung lebih lancar.
Di sisi lain, koordinasi bersama Hiswana Migas, pemerintah daerah, TNI, dan Kepolisian terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM serta menciptakan situasi yang kondusif di sekitar SPBU yang mengalami peningkatan aktivitas pengisian.
Ketua DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi, Ir. H. Muhammad Hasbidin HS, menegaskan seluruh pengelola SPBU di Sulawesi Selatan berkomitmen mendukung langkah Pertamina dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Hiswana Migas bersama seluruh lembaga penyalur akan terus bersinergi dengan Pertamina untuk memastikan pelayanan di SPBU berjalan optimal. Kami juga terus mengingatkan seluruh pengelola SPBU agar menjalankan operasional sesuai ketentuan dan mengedepankan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena kondisi stok di Sulawesi Selatan dipastikan aman.
“Pertamina terus memantau kondisi stok dan distribusi BBM secara berkala. Masyarakat tidak perlu melakukan panic buying karena pasokan tersedia dan penyaluran terus berjalan sesuai kebutuhan. Kami juga mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai peruntukannya agar distribusi dapat berlangsung lancar dan tepat sasaran,” jelas Lilik.
Pertamina menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyaluran BBM di lapangan bersama Hiswana Migas serta instansi terkait guna memastikan pelayanan di SPBU tetap optimal.
Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina atau menemukan kendala maupun dugaan pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk mendapatkan layanan dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.





Komentar (0)