"Puji Tuhan bersyukur bisa juara lagi setelah hasil yang kurang memuaskan di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Tadi kami mencoba terus menekan saat sedang di posisi ketinggalan, kami juga terus coba komunikasi untuk membalikkan keadaan," kata Daniel.
Determinasi tersebut terbukti ampuh. Leo/Daniel berhasil keluar dari tekanan di poin-poin kritis dan memenangi adu setting di game pertama dengan skor 23-21. Baca juga: Taipei Open 2026: Leo/Daniel Bangkit untuk Kunci Tiket Final Memasuki game kedua, pasangan Indonesia berfokus pada kedisiplinan dan meminimalisir kesalahan sendiri. Ketenangan inilah yang menjadi pembeda saat menghadapi ketangkasan individu wakil Malaysia.
"Di dalam permainan tadi kami harus coba lebih safe saja mainnya. Kami menahan permainan, mengimbangi individu mereka yang sangat bagus. Senang dan berterima kasih untuk diri saya sendiri dan partner saya sudah berjuang lalu menang," ujar Leo. Kado Ulang Tahun dan Misi Bangkit Gelar juara Taipei Open 2026 ini terasa amat spesial bagi Leo/Daniel. Selain memutus tren negatif gugur di babak-babak awal pada beberapa turnamen terakhir, trofi ini juga dipersembahkan sebagai hadiah ulang tahun bagi keduanya yang jatuh berdekatan.
"Gelar ini untuk hadiah ulang tahun kami yang berdekatan. Dan yang pasti kami mau konsisten juara dan melebihi prestasi kami sekarang," pungkas Daniel.
Kemenangan di Taipei Open 2026 ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi ganda putra Indonesia untuk terus mendominasi panggung bulu tangkis dunia sepanjang musim 2026.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)






Komentar (0)