Mahasiswa UNG Tewas Tenggelam di Pantai Pulau Bogisa Gorontalo

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Gorontalo: Seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Riska Halid alias Icha (25), meninggal dunia setelah terseret ombak dan tenggelam di Pantai Pulau Bogisa, Kecamatan Ponelo Kepulauan, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Pihak Pos TNI Angkatan Laut (Pos AL) Kwandang Koptu Eta Arius Tancanguru mengatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 09.40 WITA. Upaya penyelamatan telah dilakukan bersama seorang wisatawan asal Jerman dan pendampingnya (tour guide).

"Korban juga sempat mendapatkan pertolongan awal oleh dua orang wisatawan tersebut," kata Arius, dilansir dari Antara, Minggu, 2 Juli 2026. 
 

Baca Juga :

Warga Gorontalo Utara Diminta Awasi Distribusi Elpiji 3 Kg

Korban diketahui merupakan mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara. Sebanyak sembilan wisatawan lokal tiba di Pulau Bugisa pukul 17.30 WITA untuk menikmati wisata di kawasan tersebut, Sabtu, 1 Juli 2026.

"Kami melakukan camping, lalu mandi-mandi di pantai mulai pukul 06.00 WITA pada Minggu pagi," ujar salah satu rekan korban Nujwa Adelia.

Ia mengaku tidak ikut mandi di pantai. Saat melihat rekan-rekannya terseret arus kencang, ia langsung menghubungi teman yang ada di darat.

"Ketika insiden terjadi, saya sempat kaget, namun masih terpikir untuk langsung meminta pertolongan dengan menghubungi teman yang ada di darat," tuturnya.

Damai Rasida, salah satu teman lainnya, juga mengungkapkan hal yang sama. Saat insiden terjadi, mereka berupaya memberi pertolongan.

"Saya sempat menarik Icha ke tepi pantai, namun belum tiba di darat, Icha pingsan kemudian kami berupaya meminta pertolongan yang kebetulan ada turis asing yang tiba di Pulau Bugisa. Mereka lalu memberi pertolongan sekitar 15 sampai 20 menit, namun kondisi Icha tidak tertolong," jelas Damai.


Ilustrasi tenggelam. MTVN/Khairunnisa Puteri M


Saat pertolongan dilakukan, Icha sempat memuntahkan air dan makanan. Sebab sebelum turun mandi untuk yang kedua kalinya, korban masih sempat sarapan.

"Kami mulai mandi-mandi pukul 06.00 WITA, kemudian naik ke darat untuk sarapan, sekitar pukul 08.00 WITA sebelum insiden terjadi, kami turun lagi untuk mandi di pantai," ungkapnya.

Pihak Basarnas Pos Gorontalo Utara Aqun Marali mengatakan pihaknya menerima laporan adanya pengunjung di Pulau Bugisa mengalami tenggelam saat mandi di pantai itu.

"Seketika kami meluncur ke lokasi, namun saat itu sekitar pukul 10.00 WITA kami tidak melanjutkan perjalanan hingga ke Pulau Bugisa, karena sudah bertemu di tengah Pulau Ponelo. Korban sudah dievakuasi pihak Pos TNI AL Kwandang dan wisatawan asing menggunakan perahu yang ditumpangi menuju Pelabuhan Kwandang, kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki," terangnya.

Setelah dinyatakan meninggal dunia di RSUD Zainal Umar Sidiki, korban dibawa untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Proses pengantaran dilakukan sekitar pukul 11.59 WITA menuju Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Delapan orang rekannya turut menyertai korban untuk diantar ke pihak keluarga. Mereka adalah Ramdan Lamola, Niar Lahay, Iin Christian Mooduto, Rahmat Ahmad, Damai Rasida, Wahyu Thalib, Nujwa Adelia dan Hajar Aswad.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Petugas Damkar Gugur Saat Bertugas Punya Riwayat Sakit Jantung
• 6 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Besok 3 Agustus 2026: Jaktim, Jaksel, dan Jakbar Berpotensi Hujan Ringan
• 5 jam lalu
0
thumb
Suporter Diimbau Tak Bawa Flare-Miras Saat Nonton Aston Villa di GBK
• 23 jam lalu
0
thumb
Iran Siap Hadapi Skenerio Perang Besar dengan Dampak Terburuk, Israel Siaga Satu
• 6 jam lalu
0
thumb
CFD Pertama di Medan Belawan, Rico Waas: Bahagia dan Sehat Harus Menjangkau Seluruh Sudut Kota Medan
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.