Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan AS batal menyerang Iran karena sejumlah kesepakatan. Ada laporan yang mengungkap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menelepon Trump sebelum pembatalan tersebut.
Dilansir Al-Jazeera, Minggu (2/8/2026), laporan ini ditayangkan oleh situs berita AS Axios. Situs itu melaporkan bahwa berdasarkan sumber internal, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menelepon Trump pada hari Sabtu (1/8). MBS disebutkan mendesak Trump untuk membatalkan serangan dan kembali ke negosiasi.
Trump sebelumnya mengatakan pada hari Jumat bahwa AS akan menyerang Iran "dengan sangat keras".
Pada hari Sabtu (1/8), Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga Amerika di 10 negara di kawasan itu, mendesak mereka untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan untuk meninggalkan negara tersebut karena meningkatnya ketegangan.
Namun kini Trump mengatakan membatalkan serangan AS ke Iran. Trump menyebut ada batasan dari kesepakatan yang telah disetujui.
(rdp/knv)






Komentar (0)