JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pencurian besi hidran yang akhir-akhir ini marak di Ibu Kota.
Pramono mengungkapkan, dirinya telah mengetahui adanya sejumlah kasus pencurian besi hidran.
"Saya memang mengharapkan betul dan saya meminta aparat penegak hukum dan juga dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal tersebut," kata Pramono dikutip Minggu, 2 Juli 2026.
BACA JUGA:Personel Gulkarmat DKI Wafat Saat Bertugas, Begini Kronologinya
Pramono pun telah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta dinas terkait lainnya untuk memperketat pengawasan hidran di fasilitas umum.
“Saya sudah melihat itu dan saya sudah meminta kepada Satpol PP dan dinas terkait, terutama untuk Damkar, maka yang seperti itu harus tetap dimonitor, dijaga,” kata Pramono.
Politikus PDI Perjuangan itu mencontohkan, belum lama ini sempat terjadi kebocoran air akibat penutup hidran yang hilang.
Meski demikian, kondisi tersebut dapat segera ditangani oleh petugas Gulkarmat sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
“Kemarin kebetulan memang airnya sempat meluap, tapi akhirnya kan segera ditutup,” ujarnya.
Sebelumnya viral di media sosial (medsos) Instagram aksi pencurian hidran di Jalan Darmawangsa Selatan, Jakarta Selatan.
BACA JUGA:Pemerintah Ajak Masyarakat Rayakan HUT Ke-81 RI di Monas dengan Pesta Rakyat
Aksi pencurian hidran yang terjadi pada Senin, 20 Juli 2026, itu terbilang nekat karena dilakukan saat siang hari oleh pelakunya.
Dalam rekaman CCTV yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini, tampak dua pria berboncengan sepeda motor berhenti di tepi jalan yang terdapat hidran.
Lalu satu pria yang membonceng motor turun, untuk membongkar besi hidran dengan cara dihantam menggunakan palu godam.
Setelah besi hidran yang diincar dapat dibongkar kedua pria itupun langsung pergi meninggalkan lokasi.






Komentar (0)