Pantau - Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju atau Bandara Vizag di Bhogapuram, Provinsi Andhra Pradesh, sebagai upaya memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di pesisir timur India yang terhubung dengan kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Dalam peresmian di Bhogapuram pada Sabtu (1/8) waktu setempat, Modi menegaskan pemerintah pusat berkomitmen mendukung pembangunan di Andhra Pradesh melalui konsep double-engine government yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian.
“Jalan menuju kemakmuran adalah melalui investasi, produksi, ekspor, dan lapangan kerja,” kata Modi.
Bandara tersebut dibangun oleh GMR Visakhapatnam International Airport Limited melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai investasi lebih dari 56,4 miliar rupee atau sekitar 591 juta dolar Amerika Serikat.
Bandara Berkapasitas Hingga 40 Juta PenumpangPada tahap awal, Bandara Vizag ditargetkan mampu melayani hingga enam juta penumpang per tahun sebelum dikembangkan menjadi lebih dari 40 juta penumpang per tahun.
Bandara ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 890 hektare dengan tambahan lahan sekitar 202 hektare untuk pengembangan di masa mendatang.
Bandara Vizag memiliki landasan pacu sepanjang 3.800 meter berstandar Code 4E yang dapat melayani pesawat berbadan lebar (wide-body) untuk penerbangan internasional jarak jauh.
Fasilitas tersebut juga dilengkapi pusat operasi prediktif berbasis kecerdasan artifisial (AI-enabled Airport Predictive Operations Centre/APOC), sistem DigiYatra, teknologi layanan mandiri, serta infrastruktur berkelanjutan.
Diharapkan Dorong Investasi dan PerdaganganChairman Energy & International Airports GMR sekaligus anggota Group Holding Board GMR Group Srinivas Bommidala mengatakan Bandara Vizag diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di pesisir timur India.
“Dengan operasi dan kemitraan yang mencakup India, Indonesia, Filipina, dan Yunani, kami membangun platform penerbangan internasional terpadu yang menghubungkan perekonomian, mendorong pariwisata, memfasilitasi perdagangan, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, “Vizag Airport secara strategis berada di posisi yang tepat untuk menjadi gerbang penting yang menghubungkan Asia Tenggara, sekaligus memperkuat posisi India sebagai salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.”





Komentar (0)