Sepekan humaniora, anggaran MBG hingga Zikir dan Doa Kebangsaan

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Terdapat sejumlah berita humaniora menarik yang terjadi pada pekan ini dan kami rangkum agar bisa dibaca untuk mengawali hari Minggu ini.

Berita dimulai dari keterangan Badan Gizi Nasional (BGN) soal pemanfaatan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar pada Sabru (1/8) malam.

1. Kepala BGN: Anggaran MBG tak hentikan program pemerintah lainnya

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berarti menghabiskan seluruh anggaran negara atau menghentikan program pemerintah lainnya.

"Saya gemas juga melihat komentar di media sosial seolah-olah MBG ini menghabiskan anggaran negara. Terus seolah-olah ini kurang, itu kurang. Padahal, program-program lain tetap dikerjakan," ujar Sudaryono.

2. Komisi X nilai pemisahan anggaran MBG dari pos pendidikan tepat

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menilai pemisahan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pos anggaran pendidikan sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan langkah yang tepat.

Lalu mengatakan pembiayaan MBG yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia perlu diatur secara proporsional agar tidak mengurangi anggaran pendidikan.

"MBG merupakan program yang baik dan memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas SDM. Namun, pembiayaannya perlu ditempatkan secara proporsional sehingga tidak mengurangi alokasi yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional pendidikan," ucap dia.

3. Perkuat kolaborasi, Indonesia bertekad Bebas Malaria 2030

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat komitmen menuju Indonesia Bebas Malaria 2030 melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan upaya pencegahan di daerah, serta kepemimpinan daerah adalah kunci dalam mencapai target tersebut.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan di Jakarta, Rabu, malaria masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat baik di tingkat global maupun nasional.

"Karena itu pemerintah terus memperkuat implementasi Peta Jalan Eliminasi Malaria 2025–2045 melalui berbagai intervensi, mulai dari Program Temukan, Obati, Kendalikan (TOKEN), Pemberian Obat Massal (Mass Drug Administration/MDA), Targeted Drug Administration (TDA), hingga Intermittent Preventive Treatment (IPTf) bagi kelompok berisiko," ujar Wamenkes Dante.

4. Ketua MPR harap zikir dan doa perkuat persatuan dan kesatuan bangsa

Ketua MPR RI Ahmad Mujani berharap Zikir dan Doa Kebangsaan yang dipanjatkan masyarakat dan seluruh elemen bangsa dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Kita baru saja menyampaikan zikir dan doa, mudah-mudahan semua zikir, doa dan shalawat kita diterima oleh Allah SWT, dengan doa dan zikir ini, mudah-mudahan Indonesia tetap dalam keadaan utuh, mudah-mudahan kita tetap dipersatukan oleh Allah SWT," ujar Ahmad Muzani.

5. Menag tegaskan kerukunan jadi modal dasar pembangunan nasional

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan kerukunan antarumat beragama di Indonesia merupakan modal dasar bagi pembangunan nasional, sekaligus menjadi kekuatan utama Indonesia dalam menghadapi dinamika global.

“Hari ini berkumpul dalam satu majelis memanjatkan doa terbaik bagi negeri. Kita boleh berbeda keyakinan tapi kita disatukan oleh cinta yang sama kepada Indonesia,” kata Nasaruddin Umar saat memberi sambutan dalam Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.




Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AS-China Minggir, Muncul Calon Raja Baru AI-Mau Bangun 7 Gigafactory
• 13 jam lalu
0
thumb
LPDB Koperasi Perkuat Inkubasi di Papua, Dorong KDKMP Naik Kelas
• 23 jam lalu
0
thumb
Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema
• 10 jam lalu
0
thumb
Daftar 4 Tol di RI yang Bisa Didarati Jet Tempur F-16
• 11 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Batal Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.