Di Acara Doa Kebangsaan, Menag Bicara Kerukunan Jadi Modal Dasar Pembangunan

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berbicara kerukunan yang menjadi modal dasar pembangunan. Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh agama yang konsisten membina umat dan kerukunan bangsa.

"Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh agama yang terus konsisten dalam membina umat hingga kerukunan bangsa tetap terawat. Ini penting karena kerukunan adalah modal dasar pembangunan," kata Nasaruddin Umar dalam pidatonya dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Nasaruddin bersyukur Kementerian Agama dapat berkontribusi menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), program cek kesehatan gratis hingga implementasi kurikulum International Baccalaureate Diploma Program. Dia mengatakan investasi terbesar menyongsong Indonesia Emas 2045 ialah membangun sumber daya manusia (SDM).

"Kementerian Agama bersyukur dapat berkontribusi menyukseskan berbagai program prioritas Presiden sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Program makan bergizi gratis telah memberikan manfaat kepada lebih dari 11 juta siswa dan santri dan program cek kesehatan gratis telah menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa dan santri," kata Nasaruddin.

Baca juga: Menag Sebut Indeks Kerukunan Beragama di RI Naik, Tertinggi Sejak Merdeka

"Kita juga berbangga karena sejumlah Madrasah Aliyah Negeri dipercaya menjadi bagian daripada program Sekolah Unggulan Garuda Transformasi dan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong telah mengimplementasikan kurikulum International Baccalaureate Diploma Program," imbuhnya.

Nasaruddin juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas atensi dan keberpihakan terhadap dunia pesantren. Di antaranya pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren dan dukungan bagi penguatan ekonomi pesantren.

"Secara khusus kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas keberpihakan yang nyata terhadap dunia pesantren. Di antaranya adalah pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren dan dukungan bagi penguatan ekonomi pesantren. Sejak dahulu pembinaan pondok pesantren hanya dilakukan setingkat direktorat eselon dua, tapi sekarang Bapak Presiden Prabowo meningkatkan menjadi Direktorat Jenderal. Kita tepuk tangan kepada beliau," puji Nasaruddin.

Lebih lanjut, Nasaruddin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan yang hadir di Monas malam ini. Dia mengatakan zikir dan doa ini merupakan ungkapan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan Indonesia.

"Mudah-mudahan doa kita malam ini diijabah, dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan dengan demikian bangsa kita Insyaallah akan mencapai puncaknya seperti yang pernah dicita-citakan oleh para pendiri bangsa kita," ujarnya.

Baca juga: Menag Ungkap Alasan Prabowo Tak Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas




(mib/wnv)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kesepian di Era Media Sosial: Mengapa Banyak Orang Merasa Tidak Memiliki Teman?
• 32 menit lalu
0
thumb
Rudal Iran Berbalik Makan Tuan! Trump Gempur Iran Tanpa Ampun, Gedung Perusahaan Tiongkok Jadi Korban Sasaran Iran
• 15 jam lalu
0
thumb
Link Nonton Aston Villa vs Indonesia All Stars Gratis Malam Ini
• 14 jam lalu
0
thumb
IBSW Dukung Sinergi BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Produk Halal
• 15 jam lalu
0
thumb
Lautan Jemaah Padati Monas, Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan 2026
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.