Kelompok Houthi asal Yaman mengatakan telah mencegat delapan kapal tanker minyak milik Arab Saudi di Laut Merah.
IDXChannel - Kelompok Houthi asal Yaman mengatakan telah mencegat delapan kapal tanker minyak milik Arab Saudi di Laut Merah.
Dilansir dari DPA pada Sabtu (1/8/2026), ini merupakan bagian dari blokade laut terhadap Arab Saudi oleh kelompok militan pro-Iran tersebut.
Houthi menyuruh kapal-kapal itu untuk berbalik arah. Mereka terpaksa mengambil jalan memutar melalui Afrika untuk mencapai Asia.
Houthi menjalankan blokade di Selat Bab el-Mandeb, yang merupakan ujung selatan dari Laut Merah dan rute utama dari pesisir barat Arab Saudi ke Asia.
Arab Saudi tidak bisa mengirim minyak dari pesisir timurnya karena Selat Hormuz lumpuh akibat perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Blokade oleh Houthi di Laut Merah semakin mempersempit opsi rute ekspor minyak Negara Petrodolar tersebut.
Arab Saudi sejauh ini belum mengonfirmasi klaim Houthi soal pencegatan delapan tanker miliknya.
Houthi mengambil alih ibu kota Sana'a dan wilayah lain di Yaman utara pada akhir 2014. Sejak saat itu, Arab Saudi telah memimpin koalisi untuk mendukung pemerintah Yaman melawan kelompok pemberontak itu.
Sempat mereda beberapa tahun ke belakang, ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi kembali meningkat di tengah perang oleh AS-Israel terhadap Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)






Komentar (0)