Motif Ayah Kandung Aniaya Anak 5 Tahun di Bandung Barat, Ibu Korban Bongkar Fakta Memilukan

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Polisi ungkap motif ayah kandung aniaya anak 5 tahun di Bandung Barat. Ibu korban ungkap pengakuan yang memilukan terkait peristiwa ini.

Penganiayaan kejam menimpa seorang bocah berusia 5 tahun berinisial R, di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (26/7/2026). Video penganiayaan seorang ayah kepada anak kandungnya sendiri itupun viral di media sosial.

Dari penyelidikan polisi, terungkap motif pelaku melakukan kekerasan kepada darah dagingnya sendiri. Pelaku diketahui bernama Dayat alias Pepi (28) dan telah bercerai dengan ibu korban, Rika (23).

Polisi mengungkap motif ayah kandung aniaya anak 5 tahun di Bandung Barat karena ingin rujuk dengan ibu korban. Pelaku nekat menganiaya anak kandungnya sendiri demi mendapat simpati dan perhatian dari mantan istrinya.

"Melakukan penganiayaan tersebut untuk mendapatkan simpati atau empati dari ibu korban," kata Kapolres Cimahi, AKBP Moh Faruk Rozi, dikutip dari Tribun Jabar.

Saat menyiksa anaknya, Dayat dengan sengaja merekam kejadian tersebut untuk kemudian video tersebut dikirim kepada ibu korban.

"Perbuatan itu dilakukan secara sengaja untuk rekamannya akan dikirim ke ibu korban. Supaya ibu korban itu mau rujuk kembali," jelasnya.

Penganiayaan Dilakukan Berulang Kali

Mirisnya, penganiayaan tersebut rupanya tidak hanya dilakukan sekali oleh pelaku. Dayat rupanya telah berulang kali melakukan kekerasan terhadap anaknya demi menarik simpati dari Rika.

Lebih lanjut, pelaku juga mengaku kesal terhadap korban karena dirinya kerap dibanding-bandingkan dengan ibu korban. Bocah 5 tahun itu disebutnya kerap membandingkan perbedaan perlakuan kedua orang tuanya.

"Kemudian dari hasil pendalaman kami juga memperoleh motif yang lain, yaitu pelaku yang merupakan ayah kandungnya sendiri itu merasa kesal terhadap korban, karena sering dibanding-bandingkan perlakuannya ketika korban berada di bawah asuhan ibunya, dibandingkan dengan perlakuan pelaku terhadap korban," pungkasnya.

 

Setelah video penganiayaan bocah 5 tahun di Bandung Barat viral, peristiwa ini kemudian dilaporkan ke polisi dua hari kemudian. Pelaku pun ditangkap polisi di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, pada Kamis (30/7/2026).

Pengakuan Ibu Korban

Ibu korban akhirnya buka suara terkait viralnya video ayah kandung aniaya anak 5 tahun di Bandung Barat. Rika membenarkan bahwa bocah dalam video yang beredar adalah anaknya.

"Iya benar itu anak saya satu satunya, umur lima tahun, itu kejadian hari Minggu," kata Rika, dikutip dari Tribun Jabar.

Menurutnya, penganiayaan tersebut bermula saat sang anak menolak untuk dibawa kembali oleh sang ayah. Meskipun tidak mau, namun Dayat tetap membawa paksa anak tersebut.

"Kita kan udah pisah, cuma anak tinggal di sana. Adeknya tidak mau pulang, kan adeknya dibawa pulang ke rumah mamah saya ke sini, dibawa lagi sama bapaknya, adeknya tidak mau, dipaksa, adeknya tidak mau pulang," katanya.

Usai kejadian tersebut, pelaku murka dan melampiaskannya kepada sang anak. Ia pun memukul, menjambak, dan menempeleng anaknya hingga hidungnya berdarah.

Akibatnya, korban pun mendapatkan sejumlah luka, antara lain di muka hingga paha.

"(Darah?) iya akibat dari pukulan, kata saksi, dari sini ya sudah dipukul sudah disiksa, (darah) dari hidung. Luka di bagian pipi, kiri kanan, paha kanan," ujarnya.

Terkait kondisi sang anak, ibu korban mengungkap bahwa kini anaknya telah beraktivitas seperti biasa.

"Sudah ceria, kelihatannya baik-baik saja," imbuhnya.

 

Sosok Pelaku

Lebih lanjut, Rika juga membeberkan sosok mantan suaminya tersebut saat masih berumah tangga dengannya. Menurutnya, Dayat merupakan sosok yang temperamental.

Saat masih terikat pernikahan, Dayat juga kerap melakukan kekerasan terhadap Rika. Selain itu, Dayat juga gemar mabuk serta kasar.

Meski suami temperamental, Rika mengaku masih mempertahankan pernikahannya lantaran memikirkan nasib sang anak. Namun akhirnya mereka bercerai setelah sang suami mengucapkan talak.

"Iya memang dari dulu memang tempramental, ringan tangan, suka mabuk. (Mengalami kekerasan) sering dulu pas rumah tangga, cuma saya berat sama anak, makanya saya bertahan. Tapi dia sendiri yang nalak," kata Rika, dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, mantan suaminya tersebut juga merupakan pengangguran. Sementara Rika sendiri baru tiga bulan ini pulang ke Indonesia setelah tiga tahun merantau ke Arab Saudi sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Namun sekembalinya ke tanah air, Rika justru harus menelan pil pahit saat temukan fakta memilukan anak semata wayangnya menjadi korban penganiayaan.

Saat ini, pelaku tengah ditahan di Polres Cimahi untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Polisi pun masih mendalami seluruh keterangan terkait motif ayah kandung aniaya anak 5 tahun di Bandung Barat ini.

Sementara itu, korban R sempat mengalami trauma fisik dan psikis akibat penyiksaan dari ayah kandung. Ia kini mendapat pendampingan pemulihan trauma (trauma healing) dari tim gabungan Unit PPA Polres Cimahi dan petugas dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Leo/Daniel Bentrok Wakil Malaysia di Final Taipe Open 2026 Usai Jegal Pasangan Jepang
• 4 jam lalu
0
thumb
Melihat SUV Listrik Tercanggih Volvo yang Jadi Magnet Pengunjung GIIAS 2006
• 12 jam lalu
0
thumb
TNI AU Terima Pesawat Angkut NC-212i Buatan PTDI untuk Perkuat Kekuatan Udara
• 5 jam lalu
0
thumb
Jadwal SEA V Cup 2026, Sabtu 1 Agustus: Ujian Kedua Mediol Yoku Cs, Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Vietnam
• 14 jam lalu
0
thumb
Bunga Jelitha Dukung Potensi Generasi Muda Lewat Nusantara Spotlight
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.