Jakarta, tvOnenews.com - Danantara Indonesia tengah menyiapkan Danantara Housing, program yang akan memasarkan lebih dari 200.000 unit rumah dan apartemen yang telah dibangun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun pengembang swasta.
Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah sekaligus upaya memperluas akses masyarakat untuk memiliki hunian.
Melalui program ini, masyarakat akan ditawarkan skema pembiayaan yang lebih ringan, antara lain uang muka (DP) mulai 1 persen, suku bunga atau margin yang kompetitif, serta tenor pembiayaan hingga 30 tahun.
Skema tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga yang ingin memiliki rumah pertama.
CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan Danantara Housing disiapkan untuk membantu memasarkan rumah dan apartemen yang telah dibangun BUMN tetapi belum terserap pasar.
"Pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini sudah dibangun oleh BUMN tapi belum bisa terjual, kita akan mengadakan Danantara Housing untuk bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik," ujar Rosan, Selasa (28/7/2026).
Program tersebut mendapat respons positif dari sejumlah kalangan. Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB) Khairul Anam menilai skema pembiayaan yang ditawarkan dapat menjadi alternatif bagi generasi muda yang selama ini menghadapi kendala tingginya harga rumah dan besarnya uang muka.
Menurut Anam, kepemilikan rumah masih menjadi tantangan bagi banyak milenial karena keterbatasan akses pembiayaan. Ia menilai kebijakan seperti uang muka rendah, tenor panjang, dan bunga yang lebih kompetitif dapat meningkatkan peluang generasi muda untuk memiliki rumah pertama.
"Memiliki rumah masih menjadi impian besar bagi banyak milenial. Namun, tingginya harga rumah dan besarnya uang muka sering kali menjadi kendala utama. Karena itu, kami menyambut baik dan mendukung hadirnya Danantara Housing yang memberikan kemudahan pembiayaan sehingga peluang memiliki hunian menjadi semakin terbuka," kata Anam.
Selain membantu masyarakat memperoleh hunian, Anam menilai program tersebut juga berpotensi memberikan efek berganda terhadap perekonomian melalui peningkatan aktivitas sektor properti, industri pendukung, serta penciptaan lapangan kerja. Ia berharap implementasi Danantara Housing dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah sehingga mendukung pemerataan kepemilikan rumah sekaligus mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah.





Komentar (0)