Qodari soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Turun: Penting Bagi Pemerintah untuk Koreksi

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menyebut pemerintah menghargai hasil survei yang diterbitkan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dalam survei SMRC tersebut, angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mengalami penurunan.

Baca Juga :
100 Ribu Orang Bakal Padati Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir di Zikir dan Doa Kebangsaan
Kadin Puji Kepemimpinan Prabowo: Sangat Visioner dan Strategis

Namun, Qodari menilai survei tersebut akan lebih bermanfaat jika dapat membeberkan penyebab penurunan secara lebih rinci.

“Kami tidak pernah mengatakan bahwa publik tidak berhak untuk menilai. Sangat berhak. Apalagi saya yang bertahun-tahun ada di dunia (survei) itu,” ucap Qodari, dikutip Sabtu, 1 Agustus 2026.

Menurutnya, variabel yang dipakai dalam survei tersebut masih terlalu umum. Qodari menjelaskan, indikator seperti politik, hukum, dan ekonomi seharusnya dipecah menjadi indikator-indikator yang lebih spesifik.

Dengan demikian, kata Qodari, penyebab menurunnya kepuasan masyarakat dapat dipahami secara lebih rinci.

Dia pun mencontohkan, pada aspek ekonomi, survei dapat mengukur secara terpisah pandangan masyarakat terkait nilai tukar rupiah, lapangan kerja, harga kebutuhan pokok, sampai evaluasi terhadap program-program pemerintah.

Qodari menyebut dirinya bukan ingin membantah hasil survei SMRC. Namun, melalui pendekatan seperti itu, Qodari menilai survei yang dihasilkan akan memberikan gambaran yang lebih tajam terkait faktor yang mempengaruhi kepuasan publik.

“Saya lebih dalam konteks bahwa akan lebih baik kalau risetnya itu lebih mendetail, sehingga kemudian lebih bermanfaat, lebih jelas argumentasinya,” bebernya.

“Dan saya kira itu bukan hanya penting bagi kami, pemerintah, untuk bisa memperbaiki, untuk melakukan koreksi-koreksi, tetapi juga bagi masyarakat untuk juga lebih memahami. Makin detil kan makin bagus," kata Qodari.

Diketahui, dalam survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026, survei SMRC mencatat bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mengalami penurunan dibandingkan periode tahun lalu.

Pada periode tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo sebesar 51,1 persen. Angka ini turun 30,1 persen dari November 2025 sebesar 81,2 persen.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Baca Juga :
Cerita Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Jalur Dialog dengan Korut
Hasan Nasbi soal Prabowo Sebut 'Londo Ireng': Itu Istilah Orang yang Suka Gaduh
Prabowo Imbau Masyarakat Tak Panik Hadapi Ketegangan Global

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wanita di Samarinda Diikat di Tiang Usai Diduga Curi Sayuran Pedagang
• 17 jam lalu
0
thumb
Tak Hanya Penggelapan Rp 25 M, Diana Pungky Juga Laporkan Dugaan TPPU Mantan Asisten
• 10 jam lalu
0
thumb
Susunan Pemain Persija Vs PSMS: Eksel Pimpin Lini Depan Macan Kemayoran
• 11 jam lalu
0
thumb
Persija dan Port FC Berebut Satu Tiket Tersisa Semifinal Piala Presiden 2026, Tiga Tim Sudah Lolos
• 11 jam lalu
0
thumb
Fenomena Pagar Tinggi di Mal Jakarta, Polisi: Jangan Langsung Simpulkan Ada Kondisi Darurat
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.